GOWA, BKM — Dua pembicara ternama bidang teknik dihadirkan dalam seminar nasional Archimariture 2018 yang dihelat Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Unhas Gowa.
Kedua pembicara tersebut tampil mengurai materi seminar bertajuk ‘Arsitektur yang Bersahabat’ yang berlangsung sehari di gedung Departemen Arsitektur FT Unhas Gowa lantai 3, Rabu (31/10/2018).
Dua pemateri tersebut yakni Prof Yandi A Yatmo ST MArch PhD dari Univesitas Indonesia mengusung tentang rancangan yang humaniora.
Sedang pemateri lainnya dari Institut Teknologi Bandung yakni Dr Eng Hanson E Kusuma ST MEng yang mengulas rancangan pada kawasan pesisir yang rawan bencana.
Kedua pemateri ini dipandu dosen senior Fakultas Teknik Unhas Ir Abd Mufti Radja ST MT PhD selaku moderator.
Di hadapan 117 peserta, 37 pemakalah dan 20 tamu undangan,
Prof Yandi A Yatmo dari UI mengatakan tema seminar ini sangat relevan dengan misi arsitektur yang mengedepankan bagaimana bersahabat dengan lingkungan.
“Hal ini erat kaitannya terkait bagaimana manusia bisa berdampingan dengan lingkungannya. Sehingga arsitektur yang bersahabat sangat penting untuk diketahui,” kata Prof Yandi A Yatmo.
Pakar teknik UI ini menjabarkan bahwa Indonesia memiliki kekayaan alam sangat melimpah termasuk juga aspek budayanya dan lingkungannya. Kekayaan inilah yang semestinya dipelajari dan manfaatkan sebaik-baiknya.
“Memanfaatkan bukan berarti kita mengeksploitasinya, tapi berteman dengan kekayaan itu. Makanya hal ini penting untuk dijaga,” kata Prof Yandi A Yatmo.
Sementara Dr Eng Hanson E Kusuma menjabarkan rancangan pada kawasan pesisir yang rawan bencana. Hanson E Kusuma berharap para arsitek mampu jeli bagaimana melihat tatanan kondisi alam sehingga mampu menciptakan upaya penyelamatan pada wilayah pesisir tersebut.
Terpisah, salah seorang panitia pelaksana Nurul Nadjmi mengatakan, semoga para peserta dapat menambah pengetahuan lewat materi yang disampaikan para pembicara,” kata Nurul Nadjmi. (saribulan)
