GOWA, BKM — Saat ini Pemerintah Kabupaten Gowa mempersiapkan diri untuk penilaian kabupaten sehat tahun kelima.
Terkait itu jajaran Pemkab Gowa pun melakukan rapat koordinasi dipimpin Sekretaris Kabupaten Gowa Muchlis dengan menghadirkan seluruh stakeholder dalam program kabupaten sektor.
Rapat koordinasi daerah yang berlangsung di aula kantor Bappeda Gowa, Rabu (31/10/2018) siang merumuskan persiapan-persiapan yang akan dilakukan para penggiat Forum Kabupaten Sehat diantaranya adalah membenahi setiap tatanan yang telah diverifikasi.
Penilaian Kabupaten Sehat untuk tingkat Provinsi Sulsel yang dijadwal November 2018 ini menurut Sekkab Gowa Muchlis merupakan.giat kabupaten sehat kelima yang dilakulan Pemkab Gowa. Bahkan Gowa telah meraih sejumlah penghargaan untuk prestasi ini.
Meski begitu, Muchlis menargetkan prestasi lebih tinggi lagi untuk sesi Kabupaten Sehat tahun ini.
“Ini yang kelima kita ikuti dan sudah meraih sejumlah penghargaan yag terkahir adalah Swasta Saba Wiwerda dan kali ini kita target Swasti Saba Wistara yakni penghargaan tertinggi dari kabupaten sehat ini yang setara dengan medali emas,” kata Muchlis.
Meski itu adalah harapan besar namun kata Muchlis untuk meraih predikat itu maka dibutuhkan persiapan yang terbaik.
Tapi menurut sekkab lagi untuk meraih predikat itu tidak gampang. Karena itu Muchlis pun mengajak seluruh pihak untuk membenahi delapan tatanan yang telah ditetapkan dan akan menyelenggarakan lomba kecamatan sehat yang dirangkaikan dengan Hari Jadi Gowa pada 17 November sebelum adanya penilaian dari Provinsi.
“Jika target naik, maka tatanannya juga harus naik, kalau dulu hanya lima, sekarang telah bertambah menjadi delapan tatanan, ini yang harus dimaksimalkan, agar kita bisa meraih penghargaan yang paling tertinggi, mohon SKPD yang ditunjuk agar mempersiapkan apa yang telah ditugaskan dan melengkapi indikator dari tatanan ini,” kata Muchlis.
Delapan tatanan yang harus dimantapkan adalah tatanan permukiman sarana dan prasarana sehat, tatanan kehidupan masyarakat sehat yang mandiri, tertib lalulintas dan pelayanan transportasi, tatanan pariwisata sehat, ketahanan pangan dan gizi, kehidupan sosial yang sehat, dan kawasan hutan sehat.
“Kalau kita bercermin pada tahun lalu, masih ada peluang yang bisa ditingkatkan, sehingga kita akan menilai 18 kecamatan, dan dari 18 kecamatan ini harus ada lokus tatanan yang diandalkan,” jelas Muchlis.
Disebutkan untuk kecamatan sehat progressnya akan dimulai Kecamatan Bontomarannu, Pattallassang dan Parangloe (7 November), Somba Opu dan Pallangga, Barombong (8 November), Manuju dan Parigi (9 November), Biringbulu dan Tompobulu (10 November), Tombolopao dan Tinggimoncong (11 November), Bajeng dan Bajeng Barat (12 November), Bontonompo dan Bontonompo Selatan (13 November), serta di Bungaya dan Bontolempangan (14 November). (saribulan)
