MAKASSAR, BKM — Hari ini, Rabu (31/10), dua pasangan kepala daerah hasil pemilihan 27 Juni 2018 akan dilantik. Masing-masing Wali Kota Parepare Taufan Pawe dan Wakilnya Pangerang Rahim, serta Bupati Enrekang Muslimin Bando dan wabup Asman.
Pelantikan dilakukan Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah mewakili Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, bertempat di Ruang Pola Kantor Gubernur.
Sehari sebelum pelantikan, dua pasangan kepala daerah itu mengikuti prosesi gladi. Dipandu protokol Pemprov Sulsel, dihadiri Plt Asisten I Bidang Pemerintahan Pemprov Sulsel M Salim, dan Kepala Biro Pemerintahan Hasan Basri Ambarala. Gladi berlangsung cukup cepat dan hanya dua kali diulang.
Rencananya, pelantikan dua pasang kepala daerah itu akan disaksikan sekitar 500 tamu undangan.
Kepala Biro Pemerintahan Pemprov Sulsel Hasan Basri Ambarala menjelaskan, karena hanya dua pasang yang akan dilantik, pemprov menginisiasi agar pelantikan digelar di ruang pola saja.
Ambarala mengatakan, pihaknya sudah menyebar sekitar 500 undangan untuk menghadiri pelantikan. Masing-masing daerah kebagian 200 undangan. Sementara 100 undangan sisanya untuk tamu di lingkup Pemprov Sulsel, seperti kepala OPD maupun Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Sebagai petahana, Bupati Enrekang Muslimin Bando kepada wartawan di sela-sela gladi, mengatakan tidak banyak persiapan yang dilakukan. Karena ini sudah periode keduanya. Dirinya hanya menggunakan fasilitas berupa kostum yang sudah ada.
“Persiapan tidak banyak. Kita hanya mengikuti sesuai dengan aturan yang diatur protokol. Pakaian dinas masih yang lama,” kata Muslimin.
Selepas dilantik, Muslimin mengaku jika tak ada program khusus untuk dilaksanakan dalam dekat. Ia hanya ingin melanjutkan semua program yang sudah berjalan selama ini. “Kita lanjutkan saja program yang sudah ada,” katanya.
Program yang dimaksud, yakni melanjutkan pengerjaan infrastruktur jalan, peningkatan sumber daya manusia. Termasuk aparatur negara.
“Kita tidak ada dulu mutasi, karena itu sudah ada aturannya. Nanti setelah enam bulan menjabat,” katanya.
Dia juga berjanji akan bersinergi dengan Pemprov Sulsel untuk mendukung program-program yang sudah dicanangkan. Salah satunya, mengawal program Prof Andalan untuk menghadirkan rest area.
“Kami sudah bicara sama Pak Gubernur, kalau bisa ada rest area yang dibangun di Enrekang,” ungkap Muslimin.
Dia mengaku sudah menawarkan tiga lokasi pilihan. Di antaranya, Kota Enrekang, Kebun Raya Enrekang, dan Gunung Nona.
Sementara Wali Kota Parepare dua periode Taufan Pawe, mengatakan akan lebih prioritas dalam pelaksanaan kepemerintahan. Termasuk tata tertib dalam etika pemerintahan.
“Kita berorientasi pada tertib pemerintahan, menjujung tinggi etika pemerintahan. Mengacu pada naskah akademik, mengawal pendekatan akademik, jika pemerintahan ingin dikelola secara maksimal,” kata Taufan.
Dia melanjutkan, hal yang akan dilakukan setelah pelantikan adalah tetap mengacu pada visi misi sejak awal kampanye.
“Mempedomani visi misi kami enam bulan kedepan. Kemudian kita akan meyusun RPJMD. Itu adalah pedoman yang harus diikuti, saripati yang harus diikuti” ujarnya.
Senada dengan Bupati Enrekang, Taufan Pawe juga akan bersinergi dengan Pemprov Sulsel untuk menyukseskan program yang sudah digagas. Salah satunya di bidang kesehatan.
Seperti diketahui, Pemprov Sulsel ingin menghadirkan enam rumah sakit regional. Taufan berharap salah satu rumah sakit regional itu bisa dibangun di Kota Parepare.
Untuk pelantikan, wali kota yang akrab disebut TP ini juga akan mengenakan seragam lamanya. Sementara wakilnya, menggunakan pakaian baru. Itu karena baru pertama kali menjabat wawali Parepare.
Kabag Humas dan Protokoler Pemkot Parepare AA Hamka, mengatakan bahwa undangan yang diberikan oleh pemprov sebanyak 250. Tapi hanya 200 yang bisa diizinkan masuk di dalam Ruang Pola kantorKGubernur. Sisanya hanya di luar atau tenda umum yang disiapkan pemprov.
Terpisah, ketua panitia pelantikan Wali Kota dan Wawali Parepare Kadarusman mengatakan, usai pelantikan akan dilaksanakan silaturahmi dengan masyarakat Parepare di Hotel Claro. Pada malm harinya digelar pesta rakyat di Tonrangen River Side.
“Diperkirakan kurang lebih 5.000 warga Parepare hadir pada ramah tamah di Tonrangen Rover Side,” ujarnya.
Kadarusman menambahkan, panitia telah mengundang sejumlah artis papan atas untuk menghibur di acara ini. Termasuk Ustaz Nur Maulana. (rhm-smr/rus)
MB Ingin Rest Area, TP Berharap Satu RS
