Site icon Berita Kota Makassar

Pendaftar CPNS Gowa Ujian CAT di Gedung RRI Makassar

GOWA, BKM — Sebanyak 3.830 pendaftar CPNS Kabupaten Gowa akan mengikuti tes CAT dalam waktu dekat ini. Lokasi ujian CAT itu yakni berlokasi di gedung Radio Republik Indonesia (RRI) di Jalan Riburane, Kota Makassar.

Soal lokasi ujian CAT tersebut dibenarkan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Gowa Muhammad Basir.

Saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (31/10/2018) Basir mengatakan lokasi ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk Kabupaten Gowa ini di gedung RRI Makassar.

Meski sudah ada lokasi resmi untuk CAT namun menurut Basir pihaknya memaklumi adanya kerisauan sejumlah calon peserta asal Gowa disebabkan di kartu tes yang diterima ada yang bukan lokasi gedung RRI melainkan di Kantor BKN Regional IV Makassar.

Seperti tertera pada kartu tes salah seorang peserta CAT asal Gowa bernama Hadriana. Di kartu tes Hadriana tertera lokasi ujian di Kantor BKN Regional IV Makassar.

“Iya ada yang begitu di kartu tesnya peserta padahal lokasinya sudah dialihkan. Kami sudah upayakan untuk diedit, tapi tidak bisa terganti karena kartu tes ini.dikeluarkan pusat dan menggunakan barcode,” jelas Basir.

Menurut Basir, hal tersebut sudah terformat di SCCN BKN. Untuk itu dia meminta para peserta untuk mengupdate segala informasi mengenai lokasi dan waktu ujian di Web BKPSDM Gowa.

Adapun terkait waktu dan tempat pelaksanaan tes CPNS, akan dilaksanakan pada 4-5 November mendatang.

Dalam kesempatan itu, dia juga mengingatkan agar para peserta jangan berani menggunakan joki. Sebab ujian ini sudah berbasis online dan bisa langsung diperiksa oleh Badan Kepegawaian Negara.

“Proses tes CPNS ini seutuhnya melalui IT, dan semua pengawasan secara teknis itu langsung dari BKN. Jadi saya rasa semua hal yang mengarah kepersoalan joki ini sudah diantisipasi oleh pihak BKN,” kata Basir.

Diketahui saat ini, telah dilakukan seleksi berkas. Sebanyak 1.570 pendaftar seleksi CPNS di Kabulaten Gowa dinyatakan gugur setelah mereka dinyatakan tidak lulus berkas. Dari 5.400 jumlah keseluruhan pendaftar, hanya 3.830 yang lolos berkas.

Adapun jumlah formasi yang tersedia sebanyak 257, terbagi untuk tenaga guru 85 orang, tenaga kesehatan 71 orang dan tenaga teknis 36 orang. Dan tambahan khusus 65 orang untuk honorer Kategori 2 (K2). (saribulan)

Exit mobile version