Site icon Berita Kota Makassar

Sekretariat DPRD Sulsel Gelar Pengembangan Wawasan Informasi Kegiatan Dewan

MAKASSAR, BKM — Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan menggelar pengembangan wawasan/sosialisasi berupa penguatan kemitraan dengan media cetak dan elektronik dalam rangka penyebarluasan informasi dan publikasi kegiatan dewan.

Menurut Kepala Bagian Perundang- Undangan dan Informasi DPRD Sulsel, Suryadarma menjelaskan bahwa kegiatan kemitraan ini tidak lain bertujuan untuk pengembangan wawasan sekretariat dan media yang barada dibawah naungan DPRD Sulsel, yang dilakukan dalam sekali penganggaran di APBD.

“Jadi untuk kegiatan pengembangan wawasan dalam penyebaran informasi kegiatan dewan ini kami mengikutkan 30 orang, semuanya dari staf dan media. Memasuki anggaran APBD perubahan tahun ini kita akan mengembangkan wawasan dan sosialisasi dalam rangkah pengembangan wawasan dengan kemitraan dan penyebaran informasi serta publikasi,” ungkapnya saat membuka kegjatan, Kamis (1/11/2018).

Lanjutnya bahwa, kegiatan ini juga upaya kemitraan bagian staf DPRD Sulsel bagian perundang-undangan dan informasi, sebagai wujud kolaborasi dengan media yang berada di Provinsi Denpasar, Bali. Sebab dalam rangkah kegiatan wawasan ini, staf dan media akan leboh menggali kegiatan dewan yang berada di Provinsi yanh dituju.

“Kegiatan ini berupa penguatan kemitraan bagian perundangan undangan dan informasi. Karena bentuk kegiatan ini adalah sebagai wujud kolaborasi dengan media karena daerah yang dituju ini kita ingin tahu sejauh mana penyebar luasan informasi kegiatan dewan di Denpasar Bali. Selain itu sejauh mana juga kegiatan dewan yang ada di sekertariat dewan disana,” bebernya.

Selain kegiatan wawasan, Sekretariat DPRD sulsel juga melakukan diklat kepemimpinan dan menjalankan tugas terkait Perda No 6 tentang transparansi kinerja pemerintah daerah.

“Kemarin itu, sudah ada sekretariat provinsi Denpasar Bali dan Surabaya datang. Kini kami lagi yang akan melakukan sharing dengan mereka disana bagian dari apa yang menjadi transparansi penyebarluasan informasi,” tutupnya. (Ita)

Exit mobile version