Site icon Berita Kota Makassar

Dinkes Bahas Penanggulangan Gizi Buruk

SINJAI, BKM — Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai menggelar pertemuan investigasi penanggulangan kasus gizi buruk dan gizi kurang dalam Program perbaikan serta peningkatan gizi masyrakat tingkat Kabupaten Sinjai, di Aula Hotel Rofina, (1-2/11)
Kadis Kesehatan Kabupaten Sinjai, dr Andi Suryanto Asapa, dalam sambutannya mengatakan dalam rangka peningkatan sumber daya manusia yang sehat cerdas dan produktif diperlukan status gizi yang optimal.
Menurutnya, dengan adanya pergeseran paradigma dan survival ke peningkatan kualitas hidup anak dan ibu, maka pembinaan gizi, kesehatan anak dan ibu lebih diprioritaskan kepada upaya preventif dan promotif.
“Adanya pergeseran paradigma, survival peningkatan kualitas hidup anak dan ibu, maka pembinaan gizi anak dan ibu lebih diutamakan upaya tindakan yang diambil untuk mengurangi atau menghilangkan kemungkinan terjadinya suatu kejadian yang tidak diinginkan di masa depan (Preventif) serta kegiatan pelayanan kesehatan yang lebih mengutamakan kegiatan yang bersifat promosi kesehatan (promotif),” jelasnya.
Hal ini bertujuan menganalisis penyebab terjadinya gizi buruk dan gizi kurang, dengan cara pola investigasi di tengah masyrakat .
Sepanjang 2018 Dinkes Sinjai mencatat 1 warga pengidap gizi buruk di Kecamatan Pulau Sembilan dan 156 warga pengidap gizi kurang yang tersebar di sembilan kecamatan di Kabupaten Sinjai. (din/D)

Exit mobile version