Site icon Berita Kota Makassar

Ustadz Somad Bakal Ramaikan HJG 698

GOWA, BKM — Ustadz Abdul Somad yang merupakan salah satu Dai kondang di tanah air, dipastikan akan mengisi rangkaian peringatan Hari Jadi Gowa ke 698 di Gowa.

Ustadz berdarah melayu ini akan memimpin tabligh akbar di Gowa yang rencananya akan digelar 14 November 2018 di Masjid Agung Syekh Yusuf Gowa.

Terkait agenda kehadiran ustad Somad ini dibenarkan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan kepada media di sela suatu kegiatannya di Sungguminasa, baru-baru ini.

Menurut Bupati Adnan, kedatangan Ustadz Somad mengisi tabligh akbar yang menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi Gowa tahun ini.

“Iya tahun ini kita peringati puncak hari jadi Gowa dengan lebih sederhana tapi rangkaiannya banyak antara lain konser Via Valen, tabligh akbar dan camping day. Kita memang sengaja datangkan ustadz Somad untuk memberikan tauziah di hari istimewa rakyat Gowa,” kata Bupati.

“Selain itu kita memang sengaja mendatangkan Ustadz Somad untuk menjadi salah satu pengisi tauziah untuk program Pemkab dimana kita telah berkomitmen menjadikan Masjid Agung Syekh Yusuf bukan hanya sebagai tempat beribadah fardhu saja, tapi juga menjadi tempat untuk menuntut ilmu keagamaan dengan banyak mengisi pengajian dan kegiatan keagamaan lainnya,” terangnya.

Dikatakan Adnan Pemkab Gowa memang selalu beruoaya memakmurkan masjid. Sehingga kegiatan-kegiatan yang sifatnya mendorong peningkatan moral dan akhlak masyarakat menjadi rutin digelar.

Sebelumnya Masjid Agung Syekh Yusuf telah dikunjungi para Dai kondang diantaranya Ustadz Yusuf Mansyur, Prof Washiyullah ‘Abbas dan Prof Ashim Bin Abdillah Al-Qaryuti ( Ulama Besar Timur Tengah).

“Jadi sudah ada tiga Dai yang menyemarakkan Masjid Agung Syekh Yusuf temasuk Ustad Somad yang akan bertabligh akbar sebelum puncak hari jadi Gowa,” tambahnya.

Bahkan Adnan mengajak seluruh ormas Islam yang ingin menggunakan Masjid Agung Syekh Yusuf untuk kegiatan keagamaan.

“Kami akan memberi jadwal penggunaan Masjid Agung kepada semua ormas Islam, masyarakat, lembaga, atau pun siapa saja yang ingin menggunakannya, paling tidak dalam setiap minggu ada kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di Masjid tersebut,” tandasnya. (saribulan)

Exit mobile version