MAKASSAR, BKM — Journal of Education Science and Technology (EST) yang dikelola oleh Tim Pengembang Jurnal PPs UNM, akhirnya menjadi jurnal ilmiah terakreditasi peringkat 3 secara nasional.
Dengan status peringkat 3, jurnal ilmiah EST semakin bergengsi sebagai ajang publikasi ilmiah.
Sesuai dengan SK Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristekdikti, No.30/E/KPT/2018 tentang Hasil Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode 2 Tahun 2018, EST ditetapkan sebagai jurnal ilmiah nasional.
Akreditasi berlaku selama 5 tahun hingga Volume 7 Nomor 1 Tahun 2021.
EST mulai terbit April 2015 dalam bentuk cetak, Desember 2015 beralih ke jurnal on-line atau OJS.
Tahun 2017 tulisan sudah berbahasa Inggris sebagai syarat jurnal internasional dan terindeks DOAJ.
Penulis dapat mengirim tulisan berbahasa Indonesia dan tim editor bahasa akan mengalihbahasakan ke bahasa Inggris.
“Semua tulisan harus dalam bahasa Inggris karena kalau ada tulisan dalam bahasa Indonesia yang sudah lolos dalam proses penilaian reviewer, tulisan itu akan dialihbahasakan ke bahasa Inggris. Jadi, penulis tidak perlu khawatir kalau tidak mampu menulis dalam bahasa Inggris,” kata Ilham Bachtiar sebagai Editor in Chief.
Prof.Dr.Anshari,M.Hum. selaku Asisten Direktur Bidang Kerja Sama dan Publikasi PPs UNM, menambahkan proses pencapaian akreditasi EST sangat luar biasa.
Tim pengelola terus berupaya agar penulis dalam jurnal berasal dari berbagai institusi sebagai syarat jurnal terakreditasi. Kendala utama terletak dari penulis luar negeri.
Kalau ini terpenuhi dua penulis luar negeri, peluang menjadi jurnal internasional terbuka lebar.
Direktur PPs, Prof.Dr.Hamsu Abdul Gani, M.Pd. sangat mendukung untuk menumbuhkembangkan jurnal ilmiah di PPs.
“Apalagi bagi mahasiswa doktor, syarat untuk publikasi ilmiah di jurnal nasional terakreditasi dan jurnal internasional bereputasi untuk mengikuti proses ujian,” tegas Guru Besar FT UNM.
PPs memiliki 15 jurnal ilmiah, di antaranya: ELT Worlwide: Journal of English Language Teaching, UNM Geography Journal, Pinisi Integration Review, UNM Biology Education, Chemistry Education Review, Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, Daya Matematis, PEP Education Review.
UNM Enviromental Journal, Sportive: Journal of Recreation, Sport, and Health, Nuansa: Journal of Art, Pinisi Discreation Review, Jurnal Dialektika, Elektika, dan Jurnal Administrasi Publik.
Menurut Guru Besar FBS, jurnal ilmiah di PPs bukan lagi sebagai keinginan, melainkan sebagai kebutuhan.
“PPs ingin menjadi unit penyangga bagi kemajuan ilmu pengetahuan melalui publikasi ilmiah sehingga peringkat UNM akan terus meningkat dan melampaui universitas lain,” harap Anshari. (*)
