SINJAI, BKM — Pemkab Sinjai menggelar Rapat Monitoring dan Evaluasi Rencana Kerja (Renja) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Triwulan III 2018, di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, Jumat (2/11).
Kepala Bappeda Sinjai A Ilham Abubakar mengatakan Renja untuk mengevaluasi capaian kinerja kegiatan OPD baik yang bersifat fisik maupun non fisik hingga triwulan III tahun 2018.
“Kegiatan ini juga untuk mengetahui kendala apa yang dihadapi serta upaya apa yang telah ditempuh dalam menyikapi kendala setiap kinerja kegiatan OPD,”jelasnya.
Wabup Sinjai Hj A Kartini Ottong mengatakan dokumen perencanaan hendaknya disusun dengan benar dan memperhatikan kaidah penulisan dokumen perencanaan, kelengkapan data. Agar ada keterkaitan antara tujuan sasaran program dan kegiatan, penggunaan indikator yang tepat dan terukur, serta penempatan lokasi sasaran kegiatan harus dapat dipenuhi dengan sebaik-baiknya.
”Pemkab mengapresiasi setiap upaya untuk melakukan perbaikan terhadap setiap proses pembangunan kita termasuk dengan perkembangan dalam proses monitoring dan evaluasi ini. Kedepan model perencanaan yang kita lakukan hendaknya dapat berjalan lebih baik lagi saya meminta agar model perencanaan hendaknya betul-betul dapat mengawali setiap target yang ingin dicapai dalam RPJMD tahun 2018-2023 nantinya,” tuturnya.
Ketua Komite IV DPD RI, H Ajiep Padindang yang memberi apresiasi atas raihan laporan keuangan daerah Sinjai yang memperoleh predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dua kali berturut-turut dan berharap prestasi ini dapat dipertahankan.
“Meski sudah meraih predikat WTP akan tetapi masih ada beberapa catatan dari BPK yang masih perlu dibenahi dan ditindaklanjuti sehingga Pemkab wajib menindaklanjuti rekomendasi tersebut paling lama 60 hari setelah diterima laporan hasil pemeriksaan tersebut, ” tandasnya. (din/D)