Site icon Berita Kota Makassar

Tiga Residivis Jambret Dihadiahi Timah Panas

MAKASSAR, BKM — Pada salah satu sudut ruangan di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Makassar, Senin dini hari (5/11). Sejumlah personel kepolisian berpakaian preman memegang tiga kursi roda. Di atasnya duduk pria dengan wajah lesu.
Pada bagian kaki ketiganya terdapat perban yang melilit. Kain putih itu masih terlihat baru. Mereka baru saja menjalani operasi pengangkatan proyektil peluru yang bersarang di betisnya.
Polisi memberi tindakan tegas, karena ketiganya berulah ketika dibawa untuk pengembangan kasus. Petugas meringkus mereka dalam keterlibatannya pada aksi kriminal jalanan alias begal.
Sebenarnya ada empat orang yang diamankan Tim Khusus (Timsus) Polsek Rappocini dalam kasus ini. Masing-masing Muh Rifaldi Setiawan alias Rifal (18), warga Jalan Mapala Lorong 6. Takbir Anugrah alias Takbir (18), Firmansyah alias Firman (21), dan Aswan Umar alias Vijay (17). Ketiganya beralamat di Jalan Emmy Saelan.
Namun, yang dihadiahi timah panas hanya tiga orang. Yakni Rifal, Takbir, dan Firman.
Dari RS Bhayangkara, para pelaku kemudian digiring ke Mapolsek Rappocini. Selanjutnya dijebloskan ke balik jeruji besi.
Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Rappocini Ipda Iqbal Usman, menjelaskan ketiga tersangka jambret tersebut ditembak karena mencoba lepas dari kawalan petugas. Tiga kali tembakan peringatan yang diberikan petugas, tak juga mereka hiraukan.
”Empat tersangka ini sudah keluar masuk penjara (residivis). Setelah keluar dari tahanan, mereka kembali melakukan aksinya,” jelas Ipda Iqbal Usman, kemarin.
Timsus Polsek Rappocini awalnya mendeteksi keberadaan tiga tersangka, yakni Rifai, Vijay, dan Firman. Mereka diketahui ada di sebuah kamar kos Jalan Emmy Saelan.
Penyergapan pun dilakukan. Hasilnya, ketiga pelaku dibekuk tanpa perlawanan. Dari lokasi diamankan barang bukti berupa tiga unit gawai yang sementara direset oleh Firman, serta sebilah parang.
Dalam pemeriksaan polisi, ketiganya mengaku telah melakukan aksi penodongan yang disertai penjambretan. Gawai korban dirampas setelah diancam.
Mereka juga menyebut satu orang rekannya yang lain. Tersangka Aswan berhasil diamankan di Jalan Emmy Saelan 5.
Polisi masih memburu satu lagi anggota kompolotan ini. Tersangka berinisial R itu sempat diburu pada Senin dini hari, kemarin. Hanya saja ia tak ditemukan. “Satu tersangka lainnya, kini masih dalam pengejaran,” ujar Ipda Iqbal.
Dalam keterangannya, tersangka telah melakukan aksinya di empat titik. Masing-masing di Blok K Minasa Upa dan Jalan Bonto Dg Irate pada hari Jumat (2/11). Di Jalan Pelita Raya Tengah, Sabtu (3/11). Serta di Jalan Bonto Dg Irate 2 pada Sabtu (20/10). (ish/rus)

Exit mobile version