MAKASSAR, BKM — Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Irman Yasin Limpo ngopi bersama pengurus Ikatan Guru Indonesia (IGI) Sulsel di salah satu warung kopi di Makassar, Rabu (7/11/2018) malam.
Banyak hal yang dibicarakan dalam ngopi bersama itu. Salah satunya terkait kegiatan yang kerap dilaksanakan IGI tanpa tergantung APBD.
“Kalau ada kabupaten/kota atau provinsi yang tidak “memanfaatkan” IGI untuk peningkatan kompetensi gurunya, pasti salah, karena IGI bisa membantu bupati/walikota dan gubernur meningkatkan kompetensi gurunya tanpa harus menggunakan APBD,” ujar None, sapaan Irman melalui rilis yang dikirim Ketua Umum IGI, Muhammad Ramli Rahim, Kamis (8/11/2018) pagi.
Menurut None, program yang tidak bisa dikerjakan IGI, itu nanti yang dianggarkan di APBD agar bisa dilaksanakan dengan baik.
“Tapi ada tong mungkin itu bupati/walikota yang takut sama PGRI sehingga takut “menggunakan” IGI, jangan maki’ takut, IGI ndak pernahji takut-takuti PGRI. Malah di banyak tempat, kita jalan bersama. Intinya, demi guru yang lebih baik supaya anak didik kita semua bisa lebih baik lagi. Jangan selalu bikin malu-maluin dalam setiap sajian data internasional,” ujar None seperti yang ditulis Ramli melalui rilisnya. (rilis)
