PANGKEP, BKM — Menyambut Hari Pahlawan 10 November, puluhan mahasiswa dari Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa (IPPM) Pangkep Koordinator Unismuh Makassar menggelar aksi demonstrasi, Sabtu (10/11/2018).
Mereka turun ke jalan bukan hanya memperingati hari pahlawan. Tetapi melakukan refleksi terhadap momentun 2 periode kepemimpinan Bupati Pangkep.
Aksi turun ke jalan ini digelar di Jalan poros Pangkep-Makassar di depan Taman Musafir di Kota Pangkajene, Pangkep.
Para demonstran yang dimotori mahasiswa asal Perguruan tinggi Universitas Muhammadiyah (UNISMUH) Makassar ini juga membentangkan spanduk yang bertuliskan “Selamat Hari Pahlawan Nasional, dan sejumlah grand issu yang dituliskan pada spanduk putih dengan tinta warna merah dan biru.
Para mahasiswa ini melakukan orasi secara bergantian.
Ketua IPPM Pangkep Koordinator Unismuh Makassar, Muliadi, yang memimpin demo ini menyoroti ketidakmerataan pembangunan di kabupaten Pangkep.
“Aksi kami merupakan tagihan terhadap program Bupati Pangkep pada saat kampanye, tentang pembangunan yang tidak merata. Model pembangunan yang dikembangkan masih sentralistik di kota. Banyak wilayah padalaman sampai saat ini,belum merasakan pemerataan dari pembangunan tersebut. Program yang belum terealiisasikan inilah yang kami refleksi dari kepemimpinan Bupati Pangkep. Begitu pula dengan kepemimpinan beberapa Kepala SKPD yang dinilai tidak efektif,” tegas Muliadi disela-sela memimpin aksi demo tersebut. (udi)
