Site icon Berita Kota Makassar

Belum Diwisuda, Alumni Polimarim Sudah Bekerja

PELUANG kerja alumni Politeknik Maritim (Polimarim) AMI Makassar terbilang cukup besar. Bahkan, belum diwisuda saja, mereka sudah bekerja.
Dari 10.784 alumninya hingga saat ini, tercatat 85 persen telah terserap di dunia kerja. 70 persen di antaranya bekerja di perusahaan pelayaran. Selebihnya pada instansi pemerintah dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
”Biasanya, taruna taruni kami praktik di perusahaan atau kantor pemerintah. Setelah selasai, mereka kemudian dipanggil untuk bekerja. Malah ada yang belum diwisuda, mereka sudah bekerja,” ungkap Direktur Polimarim AMI Makassar Amrin Rani,SE,MM, Jumat (9/11).
Amrin didampingi Wakil Direktur I Capt Gusrah,SE,MMar,MM, Wadir II Mashudi Gani,SSos,MM, Wadir III Muh Arsyad,SE,MM dan Wadir IV Drs Harry Katuuk,SH,MSi,MH.
Hadir pula Quality Manajemen Representative (QMR) Arifin HA Majid,SE,MS, Kepala BAAK (Bagian Administrasi Akademik Kemahasiswaan) Darwis,SE,MM, Kepala BAUK (Bagian Administrasi Akademik Keuangan/Humas) Alfian Umar,SH,MH, serta Ketua IKA HM Jafar Mappa,MM.
Buah yang dipetik saat ini, tentu tidak begitu saja diraih. Butuh perjuangan panjang. Seperti membenahi prasarana. Khususnya melengkapi semua persyaratan sebagai sebuah lembaga diklat maritim.
Antara lain berupa ruang kuliah yang berjumlah 43 buah, laboratorium manual maupun laboratorium/simulator modern sesuai ketentuan IMO STCW Ammandemen 2010. Antara lain berupa Bridge Simulator, Engine Simulator, Radar ARPA Simulator, GMDSS Simulator, ECDIS Simulator, CBT, Boiler, dan yang terakhir pada tahun 2018 ini telah selesai pemasangan Liquid Cargo Handling Simulator (LHCS).
”Sejak tahun 2017, Ujian Keahlian Pelaut (UKP) telah dilaksanakan di kampus Polimarim AMI Makassar dengan menggunakan Computer Basic Assesment (CBA) berkapasitas 100 orang,” terang Amrin.
Selama ini, Polimarim AMI telah membina tiga program studi. Masing-masing D3 KPN dan Kepelabuhanan, D3 Prodi Teknika, dan D3 Nautika. ”Tahun depan kita akan buka D4 Program Studi Transportasi Laut. Alhamdulillah, telah mendapatkan persetujuan pembukaan dari Kementerian Ristek Dikti,” jelas Amrin lagi.
Di samping program pendidikan tersebut, sejak tahun 2017 Polimarim juga telah menyelenggarakan beberapa pelatihan keterampilan pelaut (COP). Yakni Bridge Resource Management (BRM), dengan total peserta 298 orang. Enggine Resource Management (ERM), dengan total peserta 270 orang. Radar, dengan total peserta 360 orang. Arpa, dengan total peserta 300 orang. ECDIS, dengan total peserta 270 orang. GMDSS, dengan total peserta 239 orang.
Pada sisi legalitas penyelenggaraan pendidikan, sejak tahun 2006 semua prodi Polimarim telah mendapatkan akreditasi dari Badan Akreditasi Pendidikan Tinggi (BAN PT). Sedangkan untuk akreditasi institusi telah diperoleh sejak tahun 2016 dengan peringkat B.
Sejak tahun 2013 telah mendapatkan SNI-ISO 9001:2008. Dan tahun 2018 ini telah mendapatkan SNI-ISO 9001;2015.
Sejak tahun 2004 sudah mendapatkan approval atau pengesahan Diklat Kepelautan dari Dirjen Hubla, Kementerian Perhubungan yang telah berhasil diperpanjang lagi untuk periode 2017-2022
Tahun 2016 mendapatkan approval khusus peralatan simulator dalam menunjang Pelaksanaan COP.
Sebagai upaya peningkatan mutu diklat, pimpinan Polimarim AMI Makassar juga telah melakukan kunjungan dan studi banding ke beberapa negara. Antara lain tahun 2016 ke Yugoslavia, dan Turki. Tahun 2017 ke Roterdam Mainport University di Belanda, Belgia dan Perancis.
Selanjutnya, di tahun 2018 ke Kobe Maritime University di Jepang, serta kunjungan ke Jerman, Italia dan Spanyol.
Meski pencapaian telah banyak diraih, pengelola Polimarim AMI tak langsung berpuas diri. Upaya pengembangan masih terus dilakukan.
”Tahun depan kita akan tambah kelas baru dan laboratorium. Ada 11 sampai 12 yang kita bangun,” ujar Amrin.
Selain itu, rasio dosen dan mahasiswa terus diseimbangkan. Untuk KPN saja, rasionya saat ini berada pada angka 1:12.
Pada peningkatan sumber daya manusia, dosen diajak melanjutkan kuliah pada jenjang S3. Saat ini Polimarim telah memiliki lima orang dosen bergelar doktor, dan tiga kandidat doktor.

Wisuda 676 Perwira

Hari ini, Sabtu (10/11), Polimarim mewisuda dan melantik 676 Perwira Transportasi Laut. Terdiri dari Prodi KPN dan Kepelabuhanan (KPN) sebanyak 175 orang. Prodi Teknika 283 orang. Prodi Nautika sejumlah 218 orang.
Semua yang dilantik dan diwisuda ini telah menyelesaikan Program D3 dan bergelar A.Md. Tra. Adapun yang program studi nautika dan teknika, sebagian telah lulus ujian negara kepelautan atau sudah berijazah/sertifikat Ahli Nautika tingkat III (ANT-III) atau Ahli Teknika Tingkat III (ATT-III).
Wisuda berlangsung di Upperhills Convention Hall Jalan Metro Tanjung Bunga. Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX Sulawesi dan Gorontalo Prof Dr Jasruddin hadir dalam pelantikan ini. (*/rus)

Exit mobile version