GOWA, BKM — Kehadiran Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah di Kabupaten Gowa pada kegiatan Jumat Ibadah, Jumat (9/11/2018) tidak disia-siakan oleh Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan.
Momen itu dipergunakan Adnan dengan meminta dukungan gubernur melalui tambahan anggaran untuk perbaikan poros Malino yang saat ini tengah dikerjakan.
Dukungan orang nomor satu di Sulsel ini sangat diperlukan mengingat poros Malino merupakan poros provinsi dan menjadi salah satu daya dukung utama dalam pengembangan Kota Malino sebagai destinasi pariwisata nasional.
Menurut Adnan, tahun ini Kementerian PUPR telah menganggarkan Rp 75 miliar untuk pelebaran jalan. Tapi anggaran itu hanya mampu mengcover jalan sepanjang 15 Km. Sebab ketebalan aspal yang harus diberikan 30 Cm.
“Karena ini jalan provinsi semoga pak gubernur bisa tambah anggarannya. Hasil Survei tim teknis memang ketebalannya harus 30 Cm karena daerah ini merupakan jalur pengangkutan hasil tambang,” ujar Adnan saat ditemui di Masjid Syekh Yusuf Gowa, Jumat pekan lalu.
Dengan selesainya pelebaran poros Malino, maka akan memperpendek waktu tempuh dari Kota Makassar. Jika sebelumnya untuk mencapai wisata puncak itu membutuhkan waktu dua jam, dengan selesainya pelebaran hanya butuh waktu 45 menit.
Dia juga menyampaikan, Malino terus berbenah agar masuk dalam kalender wisata nasional. Kota bunga ini terus berbenah mempercantik diri guna mensukseskan even beautiful Malino yang diselenggarakan setiap tahunnya.
Mulai dari perbaikan gapura, pedestrian, revitalisasi hutan pinus, perbaikan jalan kecamatan, sampai dengan pembuatan pusat kuliner.
Sementara itu, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengatakan, kehadiran Pemprov untuk mensupport kabupaten kota yang ada di wilayah ini. Termasuk perbaikan poros Malino.
Apalagi Gowa kata gubernur memiliki nama besar dan daerah ini terus berkembang sehingga pembangunan harus disinergikan. Kabupaten Gowa memiliki wilayah cukup luas sementar APBD terbatas.
“Saya senang Malino jadi ikon. Potensinya luar biasa. Dan bagi saya pribadi Malino susah dilupakan. Ada history selalu saya kenang. Waktu masih pacaran dengan ibu yah di Malino lah tempatnya,” kenang NA. (saribulan)
