Site icon Berita Kota Makassar

Plt Kades Topejawa Copot Dua Kepala Dusun

TAKALAR, BKM — Hanya terhitung hari mendapat amanah sebagai pelaksana tugas (Plt) Kepala Desa Topejawa, Sudirman Nompo langsung berulah diluar kewajaran.

Bagaimana tidak, dua kepala dusun di desa tersebut yang mengabdikan diri membantu mantan kepala desa dan warga setempat harus keluar dari struktur desa sebagai aparat setelah keduanya dicopot oleh Plt Kades Topejawa.

“Hanya dua hari ditunjuk oleh Bupati Takalar sebagai Plt Kades, Sudirman Nompo langsung memecat kami sebagai kepala dusun tanpa alasan yang jelas. Dan pemecatan ini kami anggap keliru,” kata Muhammad Akbar, Kadus Topejawa, korban pemecatan, Minggu (11/11/2018).

Dua kepala dusun di Desa Topejawa, Kecamatan Mangngarabombang yang dipecat dari Plt Kades Topejawa yakni kepala dusun Topejawa, Muhammad Akbar dan kepala dusun Lamangkia.

Arogansi, Sudirman Nompo kian terlihat saat beberapa rekan media mengkonfirmasi atas pemecatan dua kepala dusun, bahkan Plt Kades tersebut menyebut wartawan terlalu jauh mencampuri urusan di desanya.

“Itu wartawan biar persoalan begitu di beritakanji, saya tidak takut diberitakan oleh wartawan, dan saya tidak takut juga di demo oleh warga Topejawa,” katanya di depan beberapa Plt Kades se kecamatan Marbo saat dikonfirmasi beberapa hari lalu.

Terpisah, Direktur Utama Lembaga Bangun Desa Sulawesi (Lambusi) Nixon Sadli Karma saat dimintai tanggapannya terkait pemecatan dua kadus tersebut, mengatakan sebaiknya pemerintah kabupaten Takalar melakukan uji kompetensi terhadap calon Plt Kades, karena menurutnya ASN yang ditunjuk sebagai Plt Kades belum tentu memiliki pengalaman memimpin orang banyak.

“ASN memimpin ASN sangat mudah karena ada aturannya, tetapi ASN tidak mudah memimpin ribuan warga, harusnya Pemkab Takalar memikirkan karakter dan SDM Plt Kades sebelum diberi amanah,” tandas Nixon. (Ira)

Exit mobile version