GOWA, BKM — Sejak pukul 15.00 Wita Kamis (15/11/2018) kemarin dan berlanjut hingga Jumat (16/11/2018) sore membuat aktivitas pelayanan di sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terganggu.
Semua bentuk layanan yang memerlukan aliran listrik, ngadat total. Para pegawai lingkup Pemkab Gowa pun tidak bisa berbuat banyak.
Selain tidak bisa memberikan pelayanan maksimal, para pegawai juga kesulitan air untuk keperluan wudhu maupun buang air kecil.
“Tidak ada air, kami sulit melakukan wudhu apalagi buang air kecil,” kata Widiah Restuti, Kasubag Pemberitaan, Publikasi dan Dokumentasi Bagian Humas Kerjasama Setkab Gowa.
Hal sama dikatakan pegawai Pemkab Gowa di SKPD lainnya yang berhubungan langsung dengan layanan ke masyarakat. Seperti Dinas PTSP, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah maupun Badan Pendapatan Daerah.
Sementara itu Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan usai menyampaikan orasi Hari Jadi Gowa ke 698 di DPRD Gowa Jumat siang mengatakan, masyarakat diminta mengerti atas kendala layanan aparat pemerintahan saat ini disebabkan listrik tidak stabil.
“Iya sudah masuk dua hari ini listrik padam. Dan itu bukan hanya terjadi di Gowa saja tapi di seluruh Sulsel. Karena itu kami atasnama pemerintah daerah meminta maaf dan meminta kerendahan hati masyarakat untuk memahami jika pelayanan pemerintah kurang maksimal. Blackout ini bukan cuma di Gowa tapi seluruh Sulsel dan Sulbar kita berdoa saja agar listrik bisa kembali stabil,” kata bupati.
Terpisah, Kepala PLN Rayon Sungguminasa, Asmad saat dikonfirmasi membenarkan jika ada gangguan, namun dirinya belum bisa memastikan penyebab pemadaman secara menyeluruh ini.
“Gangguan listrik ini meluas, kami mohon maaf, mohon kesabaranta dan doanya agar pemulihannya bisa cepat,” ungkap Asmad.
Berdasarkan pantauan hari ini, meski listrik menyala namun waktunya singkat. Sepertinya di lingkup perkantoran Bupati Gowa, sempat menyala beberpa jam kemudian padam lagi. Begitu juga di wilayah lainnya seperti di Somba Opu, Bontomarannu dan Pallangga menyala sebentar kemudian padam lagi. (saribulan)
