MAKASSAR, BKM— Tim Arsitektur Universitas Fajar (Unifa) berhasil lolos pada penjurian tahap 2 kategori profesional pada kompetisi Sayembara Desain Pulau Lanjukang dan Pulau Kodingareng Keke yang dilaksanakan Bidang Bina Teknik, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar.
Total ada 40 puluh karya yang dinilai oleh dewan juri. Masing-masing 12 karya dari Pulau Kodingareng Keke kategori profesional, 8 karya dari Pulau Kodingareng Keke kategori pelajar, 10 karya dari pulau Lanjukang kategori profesional, dan 10 karya dari Pulau Lanjukang kategori pelajar.
Faris jumawan selaku ketua tim mengatakan keberhasilan ini merupakan kerja sama mahasiswa, dosen dan alumni.
Tanpa partisipasi mereka, kata Faris, mustahil Arsitektur Unifa lolos pada tahap ini.
Sedangkan menurut anggota tim yang lain, Muh. Karyadi, bahwa semua harus percaya bahwa Arsitek Makassar mampu bersaing di Nusantara.
Bahkan, katanya, bisa lebih tinggi lagi di level Asia dengan kemajuan sarana teknologi dan informasi dalam ranah design Arsitektural saat ini.
“Terkhusus pada nilai-nilai kearifan dari budaya kita yang mampu dikemas sebagai produk desain yang khas dan tetap kekinian, Dan seharusnya di negeri sendiri arsitek lokal mampu memahami lebih dalam tentang aspek-aspek kearifan yang terkandung pada kultur budaya sosialnya,” ujar dosen Studio Perancangan Arsitektur Unifa ini.
Anggota tim yang lain, Abdul Jabbar menambahkan bahwa mahasiswa dan alumni Arsitektur Unifa masih merupakan yang tebaik.
“Hal ini kami dapat buktikan dari segi prestasi dalam mengikuti beberapa ajang kompetisi di tingkat mahasiswa dan profesional, begitupun di dunia kerja kami dapat bersaing dengan alumni perguruan tinggi lain,” Jabbar yang saat ini sementara menempuh pendidikan S2 Arsitektur. (rikman)
