SOPPENG, BKM — Bupati Soppeng, H.A Kaswadi Razak menghadiri sekaligus membuka lomba kebaya nasional berbahan sutera yang diselenggarakan Tim Penggerak PKK Kabupaten Soppeng dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak PKK (HKG) ke 46 tahun 2018 di ruang pola kantor Bupati Soppeng, Rabu (21/11/2018).
Peserta lomba sebanyak 42 orang terdiri dari pengurus TP PKK Soppeng dan dari seluruh kecamatan, desa, dan kelurahan.
Mereka memamerkan busana kebaya berbahan sutera lengkap dengan riasan wajah yang menarik.
Bupati Soppeng, HA Kaswadi Razak mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan positif, sebagai ajang untuk mengangkat potensi yang dimiliki, sekaligus memperkenalkan busana kebaya nasional yang terbuat dari sutera.
“Kegiatan ini penting karena kebijakan Pemkab nanti salah satunya akan memprioritaskan sutera. Kita sudah mulai mengembangkan kembali sutera di daerah kita. Nanti semua PNS wajib mengenakan pakaian seragam dari sutera,” kata Kaswadi.
Selain itu, lanjutnya, kegiatan ini juga penting untuk membangun rasa percaya diri peserta.
“Saya selalu tekankan persoalan juara menjadi persoalan yg kesekian yang terpenting adalah juri yang adil, jujur dan obyektif tidak terpengaruh bisikan dari luar,” ujar bupati.
Wakil Ketua TP PKK Soppeng yang juga ketua panitia lomba, Andi Ainul Anjasmara mengatakan,
tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk mempererat simpul persaudaraan, mempertebal dan membina diri serta mental peserta.
“Selain itu busana kebaya juga dapat memperkenalkan ciri khas budaya ketimuran sebagai bentuk untuk mengenang tokoh pencetus emansipasi wanita RA Kartini,” katanya. (sartono)
