Site icon Berita Kota Makassar

Kwarcab Gelar Pelatihan Siaga Bencana

MAKASSAR, 13/8 - HUT PRAMUKA.. Sejumlah anggota pramuka melakukan atraksi " yel-yel " saat mengikuti Kemah Bakti di Bumi Perkemahan Bantimurung, kabupaten Maros, Sulsel, Kamis (13/8). Kegiatan yang menampilkan berbagai keterampilan ratusan anggota pramuka tingkat penggalang dan penengak tersebut bertujuan untuk memeperingati HUT Gerakan Pramuka Ke 48 yang jatuh pada 14 Agustus. FOTO ANTARA/Adnan/YU/pd/09

BULUKUMBA, BKM — Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Bulukumba menggelar pelatihan Siaga Bencana kepada para anggota dewasa, Pramuka Penegak dan Pandega selama dua hari yang berlangsung di Kantor Kwarcab Pramuka Bulukumba, Selasa-Rabu (20-21/11)
Ketua Panitia Muh Arfah menyebut, pelatihan siaga bencana dimaksudkan untuk mempersiapkan tenaga relawan Pramuka Peduli dalam penanggulangan bencana.
“Jumlah peserta sebanyak 50 orang yang terdiri dari 3 utusan kwartir ranting, serta 2 orang utusan dari 5 sekolah yang ikut,” ujar Arfah.
Ketua Kwarcab Pramuka Bulukumba Tomy Satria Yulianto yang membuka pelatihan menyampaikan karena negara kita berada pada wilayah Ring Of Fire ata2u cincin api yang terdiri dari gunung vulkanik dan patahan tektonik sehingga bencana tidak bisa dihindarkan.
Menurutnya sudah sifatnya given atau terberi, seperti yang terjadi di Palu dengan adanya gempa akibat pergeseran lempengan. Di wilayah Sulsel pun juga ada patahan Saddang dan Walanae yang setiap saat bisa bergerak sehingga menyebabkan terjadinya gempa.
Bagaimana mengajari masyarakat untuk bertahan terhadap situasi tersebut dan bagaimana melakukan tindakan mitigasi atau pencegahan terhadap bencana.
“Bencana juga itu bisa terjadi karena buatan atau ulah manusia, seperti banjir karena hutan gundul, dan banjir karena banyaknya sampah menyumbat got-got, “ujar Tomy
Tomy mengatakan, kepedulian itu tidak hanya pada saat terjadi bencana, tapi peduli juga bermakna sebagai sikap atau tindakan mitigasi dalam mencegah bencana. (min/C)

Exit mobile version