MAKASSAR, BKM — Asvira Anwar secara tiba-tiba mengundurkan diri. Ia menanggalkan jabatannya sebagai Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemerintah Kota Makassar. Padahal, posisi itu baru beberapa bulan didudukinya.
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto memastikan pengunduran diri salah seorang pejabat strukturalnya itu. Menurut Danny, sapaannya, pengunduran diri Asvira dikarenakan ada gangguan kesehatan. Asvira merasa tak sanggup lagi mengemban tugas sebagai kabag.
“Iya, mengundurkan diri dikarenakan sakit. Sakitnya itu menyangkut kejiwaan. Dia bilang, kalau diperintah kadang-kadang yang dia terima lain perintahnya,” ujar Danny, kemarin.
Dengan alasan itu pula, Danny sangat merespon pengunduran diri salah satu pejabatnya. Sebab selain bisa fokus pada kesembuhan kesehatannya, Asvira juga tidak terganggu oleh amanah yang diberikan olehnya.
“Jadi saya bilang sangat cocok kalau begitu. Biarmi mundur dulu,” tambah Danny.
Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Makassar Basri Rahman, mengatakan pengunduran diri Asvira Anwar murni karena alasan kesehatan.
Untuk itu, lanjut Basri, guna mengisi kekosongan Kabag Kesra yang ditinggalkan Asvira, secara otomatis akan diisi oleh pelaksana tugas (plt). Andi Mupli, salah seorang Kasubag Kesra ditunjuk selaku plt.
“Murni mengundurkan diri karena kondisi kesehatan.Yang mengantikan untuk sementara adalah kasubagnya,” ujar Basri.
Dikonformasi mengenai mundurnya sebagai Kabag Kesra, Asvira membenarkannya. Ia juga mengamini jika kondisi kesehatan yang kurang baik, membuatnya memilih langkah tersebut.
“Iya, saya mundur karena sakit. Sampai sekarang saya menjalani terapi. Alhamdulillah, untuk saat ini kondisi saya sudah mulai membaik. Kalau pengajuan pengunduran diri, memang sudah lama,” tandasnya. (nug/rus/b)