GOWA, BKM — Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan berharap pekerjaan renovasi lapangan Syekh Yusuf sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) bisa rampung 60 persen di akhir tahun 2018 ini.
Optimisme itu terlihat ketika Adnan didampingi Kadis PUPR Gowa Mundoap meninjau kondisi pekerjaan RTH tersebut, beberapa hari lalu.
Diakui Adnan, Pemerintah Kabupaten Gowa kembali mengenjot beberapa insfrastruktur fasilitas pelayan publik, seperti revitalisasi lapangan Syekh Yusuf Discovery menjadi RTH, renovasi jembatan kembar, pembangunan pedistirian hingga perencanaan kota Malino sebagai destinasi wisata terkemuka.
“Dari yang saya lihat saat ini di dalam pekerjaan RTH sementara berlangsung dan fisiknya sudah 30 persen dan kita targetkan fisiknya selesai 60 persen pada akhir tahun 2018 ini,” kata Adnan.
Dijelaskan Adnan, pembangunan RTH Gowa ini terbagi atas empat zona. Zona A adalah lapangan upacara, zona B lapangan bola dan play ground (taman main), zona C kawasan kuliner, lapangan basket, lapangan takraw, lapangan tenis, gym/fitness dan zona D monumen/ sight seeing Patonro.
Terkait peremajaan jembatan kembar, Adnan mengatakan ditargetkan pada akhir tahun 2018 juga telah usai.
“Saat ini pengerjaan jembatan kembar sedang berlangsung dan fokus dilakukan pada malam hari, jadi saat malam hari diberlakukan sistem buka tutup jembatan kembar. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi kepadatan kendaraan yang terjadi di poros Gowa-Takalar,” ujar Adnan.
Kabupaten Gowa kini sedang fokus pada pembangunan fisik. Hal inipun mendapat perhatian dari kelompok pemuda di Kecamatan Somba Opu.
Seperti Afif, salah satu anggota kelompok pemuda olahraga extreme di Gowa. Afif mengapresiasi tinggi cara Bupati Gowa membangun Gowa. Apalagi Pemkab Gowa memberikan sarana bagi pemuda panjat tebing.
Adanya fasilitas panjat tebing di RTH ini sangat bagus dan kami sangat berterima kasih, tentunya ini sangat membantu pengembangan potensi kepemudaan di cabor ini,” kata Ketua Umum Opa Bintara ini. (saribulan)
