MAKALE, BKM — Pembahasan Ranperda APBD 2019 telah memasui rapat di tingkat komisi. Jumat
(23/11), tiga komisi DPRD Tana Toraja membahas anggaran program kerja tahun 2019 dengan OPD selaku mitra kerjan.
Ketua Komisi II DPRD Tator Paulus Paonganan, menjelaskan meningkatnya rencana APBD Tator tahun 2019 mencapai Rp 1,3 triliun. Dewan sangat hati-hati mencermati setiap program OPD.
”Kami sangat hati-hati karena pengalaman setiap tahun APBD selalu ditetapkan akhir Desember dan imbasnya tendek proyek jadi terlambat,” ujar Paulus.
Bahkan ada proyek tidak jalan. Olehnya itu OPD harusnya memperioritaskan program kerja sesuai kebutuhan dan mendesak di masyarakat.
Apalagi kalau program tidak sejalan dengan visi dan misi Pemkab maka perlu ditinjau ulang. Sebab esensi dari program pembangunan perbaikan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Nota keuangan Ranperda APBD 2019 diserahkan
Bupati Nicodemus Biringkanae ke DPRD sejak Rabu (21/11) lalu. Pembahasan dilanjutkan hingga Kamis (22/11) dan tujuh fraksi di DPRD telah menyampaikan pendangan umum dan setuju untuk dilanjutkan ke pembahasan. (gus/C).
Komisi-OPD Bahas Program Kerja
