Site icon Berita Kota Makassar

Komite SMAN 17 Rangkap Penyedia Katering

MAKASSAR, BKM — Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel belum menuntaskan pemeriksaan kasus keracunan makanan di SMAN 17 Makassar. Namun, komite yang mengelola katering sudah dianggap bersoal.
Kepala Bidang Pembinaan SMA Disdik Sulsel Muhammad Basri, mengatakan pemeriksaan masih sementara berlangsung. Titik masalahnya masih dikaji.
“Kita masih telusuri siapa yang salah. Apalagi sudah ada komentar dari pihak katering,” ungkapnya.
Menurut dia, salah satu persoalannya adalah pemilik katering merupakan pengurus komite sekolah. “Banyak yang mau kita benahi,” kata Basri.
Dia melanjutkan, kasus keracunan makanan itu sekaligus bisa mengungkap masalah lain di SMAN 17 Makassar. Pengurus komite yang mengelola katering dinilai tak sesuai etika.
“Kan sudah jumpa pers ini Si Herman (Hafid). Ini kan lucu. Masa’ pengurus komite punya CV (katering), dia kelola. Menurut saya tidak etislah,” tegasnya.
Karenanya, Disdik segera membenahinya. Siswa tak boleh merugikan siswa. “Kemudian, kepala sekolah harus menjalani fungsi manajerialnya tanpa tekanan juga,” imbuh Basri.
Dia menginginkan, proses belajar mengajar di SMAN 17 Makassar mesti dijamin berjalan dengan baik. “Kita harus menjaga kredibilitas SMA 17 yang selama ini bagus di masyarakat,” tutur Basri.
Setelah investigasi tuntas, Disdik segera membenahi manajemen asrama boarding school dan tempat makannya. Sementara itu, Kepala SMAN 17 Makassar Syamsuddin, tak merespons saat dikonfirmasi.
Sebelumnya, Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah meminta Dinas Pendidikan Sulsel untuk memberi perhatian besar terhadap persoalan ini. Jika memang ada yang melakukan kesalahan dan keteledoran sehingga banyak siswa keracunan, itu harus dituntaskan.
Termasuk jika pengelola katering yang memasukkan makanan ke sana. Bila memang bersalah, maka yang bersangkutan harus bertanggung jawab. (rhm/rus)

Exit mobile version