LUWU, BKM — Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Luwu mengadakan Bimbingan Teknis Penyusunan RPJMD, Renstra, Renja dan RKA SKPD di Hotel Orchardz Jakarta, Senin (26/11/2018).
Hadir dalam pembukaan Bimtek, diantaranya Kasubdit Perencanaan dan Evaluasi Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Drs. Bob Sagala, M. Si, Bupati Luwu H. Andi Mudzakkar, Kepala Bappeda Luwu Muh Rudi dan sejumlah kepala SKPD dan peserta Bimtek.
Kepala Bappeda Luwu, Drs.Muhammad Rudi, M.Si dalam laporannya mengatakan bahwa Bimbingan teknis dilaksanakan sehubungan dengan akan dimulainya penyusunan Dokumen Perencanaan Daerah yaitu RPJMD, Renstra Perangkat Daerah, RKPD, Renja Perangkat daerah dan RKA perangkat daerah.
“Tujuan dari Bimtek ini adalah untuk mendukung terwujudnya Good Governance dan clean goverment di Kabupaten Luwu melalui penyusunan dokumen daerah yang baik dan berkualitas,” kata Muhammad Rudi.
Lebih lanjut, Muhammad Rudi mengungkapkan pelaksanaan Bimtek ini untuk meningkatkan Kompetensi Sumber Daya Aparatur dalam menyusun dokumen perencanaan.
“Bimtek ini untuk mempersiapkan aparat daerah untuk mencapai tingkat penguasaan dan pendayagunaan teknologi informasi yang lebih baik dalam rangka mewujudkan good governance. Penggunaan Teknologi Informasi dalam membangun sistem perencanaan,” ujarnya.
Dengan bimtek ini, diharapkan sinergitas antara perencanaan dan penganggaran dan menciptakan perencanaan yang berkesinambungan.
Sementara itu, Bupati Luwu Andi Mudzakkar dalam sambutannya mengatakan bahwa dalam sebuah periode pemerintahan, dibutuhkan visi misi kepala dan wakil kepala daerah tentang arah kebijakan pemerintah
“Selama 5 tahun kedepan, visi misi tersebut dituangkan dalam dokumen perencanaan berbentuk peraturan daerah yang kita ketahui sebagai RPJMD. Bagi OPD, RPJMD merupakan pedoman dalam menyusun rencana strategis 5 tahun OPD yang kemudian menjadi pedoman dalam menyusun rencana kerja tahunan,” papar Andi Mudzakkar.
Cakka, sapaan akrab Bupati Luwu 2 periode ini mengharapkan peserta bimtek bisa mengikuti kegiatan dengan baik sehingga nantinya dapat melahirkan dokumen perencanaan yang berkualitas.
“Betapa pentingnya peran aparatur daerah dalam penyusunan dokumen perencanaan, oleh sebab itu saya berharap peserta paham dan bisa mengikuti bimtek dengan sebaik-baiknya. Karena dokumen perencanaan yang berkualitas sangat menentukan pembangunan demi kemajuan daerah kita,” harapnya.
Bupati Luwu membuka secara resmi kegiatan bimtek yang dijadwalkan akan berlangsung sampai 27 November 2018. Kegiatan ini diikuti oleh 60 orang yang terdiri dari 34 orang perwakilan OPD/Dinas, 22 orang dari kecamatan dan 4 orang tim penyusun. Bimbingan teknis ini terselenggara atas kerjasama Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri. (wan/humas)
