Site icon Berita Kota Makassar

Kades Diingatkan Mawas Diri Kelola ADD

GOWA, BKM — Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Gowa mengingatkan seluruh kepala desa di Gowa baik yang masih menjalankan tugas maupun yang baru terpilih dalam Pilkades serentak Oktober 2018 diminta mawas diri dalam mengelola Alokasi Dana Desa (ADD).

Hal itu diingatkan Kadis PMD Gowa Muh Asrul menyusul adanya kenaikan anggaran desa tahun 2019 sekitar Rp 2 miliar untuk Kabupaten Gowa.

Asrul menegaskan, seluruh kepala desa khususnya yang baru terpilih diharapkan mampu mawas diri dan menjalankan anggaran tersebut sesuai dengan perencanaan yang dilakukan.

“Jangan menggunakan anggaran desa ini semaunya tanpa ada patron dan perencanaan yang baik. Selain itu, penggunaan anggaran desa ini harus disertai pertanggungjawaban yang jelas,” kata Asrul kepada media, Senin (26/11/2018) sore kemarin di kantornya.

Menurut Asrul, kepala desa jangan takut mengelola dana desa. Sepanjang mengikuti aturan yang ada sebesar apapun uang itu tidak akan ada persoalan. “Kita hanya kuatirkan jika kades yang terpilih hasil Pilkades serentak kemarin tidak paham dan kemudian menggunakan ADD tidak sesuai dengan aturan yang ada. Kalau tidak sesuai aturan, ya waspada, jelas hukum yang akan bicara,” jelas Asrul.

Sebagai persiapan menghadapi masa tugas ke depan maka kepala desa terpilih akan menjalani pembekalan sebelum menjalankan tugasnya.

“Jadi kepala desa yang terpilih ini sebelum menjalankan tugasnya, walaupun incumbent tetap akan diberikan pembekalan baru bisa menjalankan tugasnya,” tambahnya.

Pembekalan ini dilakukan agar kepala desa terpilih bisa memahami aturan dan regulasi yang berlaku. Kepala desa harus paham aturan, tidak boleh tidak.

“Karena kades ini bisa berbeda pikirannya sebelum dan setelah menjadi aparat desa. Intinya mereka harus patuhi aturan,” kata Asrul sembari mengatakan pelantikan 69 kepala desa terpilih belum dijadwalkan sebab masih menunggu hasil rekap final secara keseluruhan kades terpilih.

“Nanti jika sudah ada laporan finalnya secara keseluruhan dari desa pelaksana pilkades barulah saya akan ajukan nya ke Pak Bupati kemudian ditentukan jadwal pelantikan,” jelas Asrul. (saribulan)

Exit mobile version