SIDRAP, BKM — Pemkab Sidrap menggratiskan pengadaan seragam sekolah mulai tahun 2019. Atas kebijakan gratis tersebut, Pemkab bakal merogok kocek hingga Rp 3,6 miliar.
Bupati Sidrap, Dollah Mando menuturkan program seragam sekolah gratis merupakan program kampanyenya. Dollah mengakui janji politiknya akan mengusulkan sebagai prioritas pada RAPBD 2019.
“Program seragam gratis adalah prioritas saya. Janji politik yang harus dilaksanakan. Itu sudah tertuang di rencana anggaran tahun depan,” ujarnya, Senin (26/11).
Dengan program tersebut akan membantu masyarakat. Biaya membeli seragam sekolah setiap tahun ajaran baru tak akan lagi jadi beban bagi orang tua siswa. Ini akan dianggarkan setiap tahun.
“Jadi orang tua siswa baru, tak perlu lagi harus memikirkan biaya seragam. Cukup bagaimana anaknya agar mau bersekolah. Karena nanti juga akan disiapkan beasiswa berprestasi,” terangnya.
Program pendidikan gratis memang merupakan prioritasnya. Kata dia, untuk meningkatkan taraf hidup warga perlu pendidikan yang baik. Sehingga beban-beban orang tua siswa akan ditanggung Pemda.
“Jadi ini seragam sekolah ditanggung untuk SD dan SMP. Karena untuk SMA sudah bukan wewenang Pemkab dan sudah menjadi tanggung jawab Pemprov,” tuturnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidrap, Nur Kanaah mengatakan pihaknya sudah memasukkan program prioritas Bupati terpilih ke dalam anggaran prioritas untuk tahun depan. Termasuk pengadaan seragam gratis untuk siswa baru. Total anggarannya mencapai Rp3,6 miliar.
“Ini terbagi untuk pengadaan seragam SD mencapai Rp2,1 miliar. Sementara untuk baju seragam SMP dianggarkan Rp1,5 miliar,” jelasnya.
Selain pengadaan seragam sekolah ada insentif untuk guru honorer yang disiapkan. Juga untuk beasiswa berprestasi untuk siswa SD dan SMP. Termasuk beasiswa guru dan siswa berprestasi diusulkan Rp400 juta. (ady/C)
