Site icon Berita Kota Makassar

Muchlis: Gowa Masih Kekurangan Zat Yodium

GOWA, BKM — Kabupaten Gowa sampai saat ini masih kekurangan zat yodium. Karena itu, banyak warga Gowa menderita gondok. Hal itu ditegaskan Sekretaris Kabupaten Gowa Muchlis saat menyampaikan materi dalam workshop Bina Keluarga Balita yang digelar Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB), Kamis (29/11/2018) siang.

“Iya, Gowa itu masih kekurangan zat yodium makanya banyak warga Gowa menderita gondok. Ibu rumah tangga harus banyak mengkonsumsi yodium karena jika tidak maka anaknya akan cebol (pendek). Jika anak kita cebol maka kemampuan otaknya juga akan cebol,” kata Muchlis.

Sekkab Muchlis mengemukakan bahwa saat ini kekuatiran pemerintah kabupaten masih terhadap kelenaan masyarakat Gowa yang kurang mengkonsumsi zat yodium seperti garam beryodium.

“Inilah bagian dari tanggung jawab ibu-ibu PKK untuk mensosialisakan ke masyarakat. Sarankan kepada warga masyarakat untuk membeli dan konsumsi garam yang mengandung yodium. Sosialisasikan pula bahwa tempat garam harus selalu ditutup agar kandungan zat yodiumnya tidak menguap di udara,” jelas Muchlis.

Diungkapnya bahwa garam meja itu banyak kandungan yodiumnya. Karena itu jika membeli garam harus ditutup rapat agar kandungan yodium didalam garam agar tidak menguap.

“Saat memasak pun kita jangan langsung beri garam karena semakin cepat masakan diberi garam maka kandungan yodium dalam garam itu lebih cepat hilang. Seperti halnya jika memasak sayur. Jangan terlalu matang. Jangan biarkan makanan yang masuk dalam tubuh kita hanya jadi sampah, tidak ada gunanya. Inilah salah satu cara kita mengingatkan masyarakat untuk hidup sehat dan bermanfaat. Kita harus tahu bahwa makanan yang kita masak lalu dimakan, manfaatnya apa,” katanya. (saribulan)

Exit mobile version