MAKASSAR, BKM–Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar hingga saat ini masih belum mengoperasikan papan informasi digital dan informasi suara di area traffic control system (ATCS) yang sudah terpasang di sejumlah persimpangan jalan dalam kota. Alat tersebut tidak berfungsi beberapa bulan ini karena rusak.
Sejak 2014 lalu, Pemerintah Kota Makassar telah memasang Sistem kendali lalu lintas kendaraan tersebut. Namun sayang, di beberapa ATCS, papan informasi digital dan informasi suara tersebut tidak lagi berfungsi. Hal ini pun diakui Humas Dinas Perhubungan Kota Makassar, Asis Sila.
Asis mengatakan, saat ini pihaknya memang telah mendapat beberapa aduan dari masyarakat mengenai kerusakan itu. Baginya, kerusakan adalah hal yang bisa saja terjadi, karena informasi digital tersebut merupakan barang elektronik yang bisa mengalami perubahan kualitas seiring waktu.
Namun Asis mengatakan, pihak Dishub saat ini juga tak tinggal diam. Walaupun belum memiliki waktu yang pasti soal perbaikan, saat ini pihaknya tengah merespon berbagai aduan tersebut untuk segera membenahi.
“Kita akan berusaha secepatnya akan dilakukan perbaikan. Kita juga punya tim untuk perbaikan ini, sekarang lagi sementara kita merespon,” kata Asis saat dihubungi BKM, Kamis (29/11).
Pemasangan ATCS di Makassar sendiri ditambahkan Asis hingga saat ini memang masih terus dilakukan pembenahan. Karena dari 42 persimpangan di Kota Makassar yang memiliki traffic light, baru sembilan yang memasang ATCS. Antara lain persimpangan AP Pettarani-Hertasning, AP Pettarani-Boulevard, Jendral Sudirman-Bawakaraeng, Sungai saddang-Veteran, Masjid Raya-Bandang, Ahmad Yani-Jendral Sudirman, Ratulangi-Lanto Dg Pasewang, dan Cenrawasih-Haji Bau.
“Selain itu kita juga masih dalam pembenahan menghubungkan ATCS ini dengan Warroom di lantai 3 Kantor Dishub Makassar. Kita akan lebih sinkronkan terus Dishub dengan pengendalian lalu lintas jarak jauh ini. Kita pun akan berusaha penggunaan ATCS akan lebih baik,” jelas Asis.
Sementara itu, Ridwan pengguna jalan mengatakan, alat informasi bicara dan papan informasi sangat penting bagi pengguna jalan. Sebab papan informasi suara tersebut bisa mengingatkan penggendara apakah sudah menggunakan helm dan membawa surat-surat kendaraan dengan lengkap.”Kami rindu juga suara wanita di informasi suara tersebut. Pasalnya, kita sangat terbantu kodong, karena ada yang mengingatkan,’ ujar Ridwan warga Minasa Upa ini.(nug/war/b)
