Site icon Berita Kota Makassar

Produknya Kini Menyebar ke Belahan Nusantara

TAMPILANNYA yang unik nan apik, produk-produk anyaman eceng gondok ‘R-Craft’ seperti tas, dompet, sendal, bantal, tudung saji, taplak meja, kotak tisu, dan berbagai hiasan rumah itu, sungguh menggoda para kolektor handycraft di berbagai belahan nusantara untuk memilikinya. Itulah karya tangan, sosok Fitriani, wanita dari bantaran Sungai Tallo, kecamatan Tallo, Kota Makassar.

Laporan: JUNI SEWANG

Alam memberikan sumber daya yang melimpah. Seperti eceng gondok. Di tangan manusialah, tanaman itu akan menjadi sesuatu yang bermanfaat lagi bernilai atau hanya menjadi pengganggu atau gulma semata. Melimpahnya eceng gondok, menelisik tangan terampil Fitriani, warga bantaran Sungai Tallo, Kecamatan Tallo. Eceng gondok yang selama ini diperangi warga dan aparat pemerintah sebagai penyebab pendangkalan Sungai Tallo, disulap menjadi berbagai barang kerajinan tangan bernilai ekonomi tinggi.
Awalnya, Tahun 2013, Fitriani membuat kerajinan apa adanya untuk dipakai sehari-hari di rumah, sekadar memanfaatkan eceng gondok agak tak hanya dibakar setelah dikumpulkan dan mengering di tepian sungai. Namun, di luar dari nalarnya, produknya tersebut justru menarik perhatian banyak orang, mulai dari keluarga, tetangga dan sahabat. Lambat-laun, produk anyaman eceng gondok Ria, sapaan akrabnya, kian dikenal. Dia pun mulai memberi merek, R-Craft. Ria memberdayakan ibu-ibu di sekitar tempat tinggalnya di bantaran Sungai Tallo itu.
Melalui R-Craft, kerajinan anyaman eceng gondok seperti tas, dompet, sendal, taplak meja, keranjang, tudung saji, hingga bantal kursi, yang dibuat unik dan beda, kini telah melanglangbuana ke seluruh nusantara. Harga variatif, mulai dari Rp15 ribu untuk dompet, Rp200 ribu hingga Rp400-an ribu untuk tas. Hal itu mengangkat ekonomi keluarga dan warga sekitar.
“Sampai bisa dikenal di provinsi lain itu, karena Alhamdulillah, pemerintah, baik dari Kecamatan Tallo, Pemerintah Kota Makassar, hingga Pemerintah Provinsi Sulsel, kerab mempercayakan kepada kami untuk mewakili pada pameran Usaha Kecil Menengah (UKM). Sejak itulah produk kami mulai dikenal di berbagai provinsi di nusantara,” cerita Ria, yang kini didaulat menjadi Ketua Forum UKM Kecamatan Tallo, Kota Makassar. (jun)

Exit mobile version