GOWA, BKM — Gerakan pencanangan imunisasi Measles Rubella (MR) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, kembali dilakukan. Pencanangan ini dilakukan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah dihadiri seluruh bupati dan walikota se Sulsel di Hotel Four Points By Sheraton, Jumat siang (30/11).
Pencanangan ini dilakukan kembali pasca-imunisasi MR pada Agustus dan September 2018 lalu terbilang tak mencapai target. Secara keseluruhan, di Sulsel hasil MR ini hanya mencapai 78 persen. Sementara target nasional 95 persen. Hal ini dibeberkan Kadis Kesehatan Sulsel, Bachtiar dalam pencanangan tersebut.
”Perkembangan vaksin MR di Sulsel, awalnya memang kita yang tertinggi di Indonesia. Namun setelah adanya isu halal haram, akhirnya capaian target menurun. Tapi kita optimis dengan pencanangan kembali ini target nasional bisa kita capai. Makanya, kita lakukan ini sampai Desember lusa,” kata Bachtiar.
Terkait percepatan pelaksanaan imunisasi MR ini, Pemkab Gowa mendukung sepenuhnya. Bahkan Pemkab Gowa melalui dua SKPD terkait, yakni dinas kesehatan (Dinkes) dan dinas pendidikan akan memback-up penuh.
Seperti dikatakan Kadis Pendidikan Gowa, Salam, untuk kegiatan imunisasi MR ini pihaknya sudah memantapkan untuk melaksanakan di sekolah-sekolah baik TK, SD, SMP yang belum terlaksana optimal bulan kemarin.
”Iya. Insya Allah kami akan mulai pada minggu depan. Sekarang kita mau sosialisasikan dulu ke sekolah-sekolah agar ada persiapan para anak didik saat para petugas dari Dinkes turun melakukan vaksin MR,” jelas Salam.
Terpisah, Kadis Kesehatan Gowa, Hasanuddin yang dikonfirmasi mengatakan, sejak pencanangan imunisasi MR dibulan Agustus dan September lalu untuk bayi dan balita mulai dari usia 0-9 tahun dan 10-15 tahun untuk anak sekolah, diakuinya hanya mencapai kisaran 52,31 persen yakni dengan jumlah target sasaran 204.958 anak dan realisasinya hanya 107.261 anak. Sehingga sasaran MR untuk tahap dua tersisa 97.697 anak.
”Iya. Kita terkendala pada warga yang rata-rata menolak anaknya diimunisasi karena persoalan halal haram itu. Tapi sekarang dengan pencanangan kedua ini, semoga masyarakat sudah paham dan mau anaknya diimunisasi,” jelas Hasanuddin.
Sementara itu, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan didampingi Ketua TP PKK Gowa, Priska Paramita Adnan usai mengikuti pencanangan imunisasi MR tingkat Provinsi Sulsel mengatakan, sangat mengapresiasi tinggi upaya yang dilakukan Pemprov Sulsel. Bahkan, pihaknya tentu akan berkolaborasi dengan stakeholder di Gowa untuk mensukseskan kegiatan imunisasi MR untuk tahap kedua ini.
Target imunisasi Measles Rubella di Gowa yakni sebanyak 204.958 anak. Jumlah ini meliputi Kecamatan Somba Opu 41.183 anak, Pallangga 36.132 anak, Barombong 12.242 anak, Bajeng 24,654 anak, Bajeng Barat 5.909 anak, Bontonompo 9.110 anak, Bontonompo Selatan 10.957 anak, Bontomarannu 7.137 anak, Pattallassang 8.127 anak, Parangloe 5.356 anak, Parigi 3.973 anak, Tinggimoncong 6.859 anak, Tombolo Pao 9.078 anak, Manuju 3.883 anak, Bontolempangan 3.086 anak, Biringbulu 9.989 anak, Tompobulu 6.443 anak dan Bungaya 4.807 anak. (sar/mir)
Gowa Kembali akan Lakukan Imunisasi MR
