PANGKEP, BKM — KPU Pangkep menggelar kursus kepemiluan kepada 60 calon pemilih di kantor KPU Pangkep sejak Kamis (29/11/2018) hingga Jumat (30/11/2018) .
Kursus yang dibagi dalam tiga gelombang ini tujuannya untuk mendorong partisipasi warga dalam pemilihan umum.
Komisioner KPU Pangkep, Saiful Mujib yang dihubungi Sabtu (1/12/2018) mengatakan, kursus tersebut dilaksanakan KPU dalam rangka mencari kawan KPU atau aktor-aktor yang akan menjadi bagian dari KPU.
“Alumni dari kursus tersebut diharapkan turut serta mensosialisasikan dan bahkan bisa ambil bagian dalam penyelenggaraan dalam setiap momentum pemilu,” pungkas Mujib.
Peserta kursus kepemiluaan ini adalah warga Pangkep yang berasal dari beberapa kecamatan di Pangkep terdiri dari perempuan, pemilih pemula dan disabilitas.
Kursus Kepemiluan yang digelar KPU Pangkep menghadirkan fasilitator dari Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI), Abdul Karim dan mantan anggota KPU Pangkep, Muhammad Basir.
Para peserta kursus mengapresiasi upaya KPU untuk menambah pengetahuan masyarakat terhadap kepemiluan. Mereka mengaku senang mengikuti kursus ini.
Seperti diungkapkan salah seorang peserta Abdul Malik. Selain karena lulus seleksi sebagai peserta, Malik juga mengatakan, banyak mendapatkan pengetahuan baru tentang pemilu dari para pemateri.
“Sangat banyak yang kami peroleh dari gambaran tentang pemilu 2019. Terutama tentang tahapan dan beberapa regulasi tentang pemilu. Begitu pula dengan kompleksitas masalah DPT juga terungkap disini,” ucap Malik. (rusdi)
