Site icon Berita Kota Makassar

Kemenpan-RB Sebut SKPD Masih Lemah Dukung Program Wali Kota

MAKASSAR, BKM–Asisten Deputi Wilayah III Kemenpan-RB, Natalina Sipayung menilai Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto memang sangat inovatif. Namun predikat inovatif ini sepertinya hanya tertuju pada dirinya, bukan ke para satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Karena Natalina mengakui, dukungan SKPD Kota Makassar masih lemah.
Hal itu disampaikan saat menghadiri langsung kegiatan sosialisasi pelayanan publik Sistem Akuntanbilitas Kinerja Instansi Pemerintah (e-SAKIP), Sabtu (1/12) di Hotel Santika Makassar.
“Saya sangat bangga atas kinerja yang dipaparkan tadi oleh Pak Wali. Namun, testimoni tersebut sedikit menggambarkan apakah hanya Danny saja yang punya ide dan merealisasikannya sendiri? Ini yang saya masih ragu. Walikotanya sangat inovatif, tapi bagaimana dukungan dari SKPD?,” tanggap Natalina.
Hal itu terjadi karena Natalina melihat masih lemahnya laporan yang dibuat oleh para SKPD yang kemudian dilaporkan kepada pihaknya. Katanya, monitoring dan evaluasi yang mencakup beberapa tahapan, antara lain perencanaan, pengukuran, pelaporan dan evaluasi kinerja ini masih menunjukkan kelemahan mereka.
Perencanaan kinerja sendiri merupakan proses penetapan kegiatan tahunan dan indikator kinerja berdasarkan program, kebijakan, sasaran yang telah ditetapkan dalam rencana strategis. Hasil dari proses ini berupa Rencana Kinerja Tahunan.
“Salah satu dasar utama dalam menerapkan manajemen kinerja adalah pengukuran kinerja dalam rangka menjamin adanya peningkatan dalam pelayanan publik dan bentuk akuntabilitas dari pelaksanaan tugas, fungsi yang dipercayakan kepada setiap instansi pemerintah atas penggunaan anggaran,” ucapnya.
Sementara itu, Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto ternyata membenarkan hal tersebut. Ia pun mengatakan jika dirinya tidak terlalu puas dengan outcome yang dihasilkan selama ini. Danny, sapaannya pun mengatakan dirinya masih mengevaluasi semua itu.
“Kita kan sekarang masih diberikan nilai B. Kelemahan kita benar ada pada pelaporan. SKPD kita malas mengupdate, malas menginformasikan,” jelas Danny.
Olehnya, Danny akan menggenjot disisa waktu jabatannya untuk bisa jauh lebih meningkat lagi. Dirinya pun meminta kepada pihak Kemenpan-RB agar dipermudah untuk merotasi dan mutasi para pejabat SKPD yang dinilai tidak sanggup membantu mewujudkan Makassar lebih baik.(nug/war/c)

Exit mobile version