Site icon Berita Kota Makassar

Petani Gowa Ini Melenggang ke Nasional Wakili GP3A Sulsel

GOWA, BKM — Abd Salam, seorang petani yang tergabung dalam Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) dan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Karebosi, Kabupaten Gowa akhirnya melenggang ke tingkat nasional mewakili Provinsi Sulsel dalam lomba GP3A.

Salam menjadi duta Sulsel setelah dia berhasil meraih juara 1 lomba GP3A se Sulsel mengalahkan para peserta dari 24 kabupaten/kota lainnya.

Selain Salam, seorang petani perempuan bernama Muliaty juga berhasil meraih juara 3 untuk kategori Pengamat Daerah Irigasi (DI) Bissua.

Kedua petani Gowa ini menerima penghargaan secara langsung dari Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah bertepatan peringatan Hari Bakti PU ke 73 yang digelar di Taman Pakui, Kompleks Dinas PUPR, Jl AP Pettarani, Makassar, Senin (3/12/2018) pagi.

Terkait dua penghargaan yang diraih dua petani Gowa ini, Kadis PUPR Gowa Mundoap di kantornya sore tadi sore mengatakan, kedua penghargaan yang diterima Gowa hari ini merupakan binaan dari Bidang Pengairan oada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait dengan penyuluhan.

“GP3A Gowa yang juara 1 pada tingkat provinsi, saya pikir adalah sangat luar biasa. Pak Salam itu mampu mengkoordinir beberapa petani pengguna air, dimana petani pengguna air inilah yang kita selalu berikan pembinaan. Kemudian dari pembinaan itu rupanya pak Salam bisa memperlihatkan bagaimana pemanfaatan air yang efisien dan saya kira sangat jauh dari keributan di lapangan,” ujarnya.

Mundoap mengatakan, penilaian yang dilakukan dalam perlombaan GP3A ini cukup alot dan lama. Tim verifikasi yang turun berasal dari instansi maupun dari akademisi yang semuanya berprofesi sebagai dosen pengairan dan pakar dalam irigasi.

“Pak Salam ini orangnya terlihat biasa tapi kinerjanya sangat luar biasa, malah dia bisa mengalahkan GP3A 24 Kabupaten di Sulsel. Dan nantinya Pak Salam inilah yang akan dikirim ke tingkat nasional sebagai perwakilan dari Sulsel,” kata Kadis PUPR Gowa Mundoap.

Tahun ini, lanjut Kadis PU, ada beberapa GP3A yang sempat kita dorong, namun GP3A Karebosi yang memiliki administrasi yang sesuai di lapangan.

“Dengan adanya penghargaan yang diraih menjadi langkah awal. Saat ini kita sudah bisa melihat, nanti tahun depan jangan hanya satu saja, tapi ada beberapa GP3A di Gowa yang bisa membuat prestasi yang sama saat ini. Itu juga kita sudah masukkan dalam pengawalan di bidang pengairan,” jelasnya berharap kesempatan Salam ke nasional mampu menoreh prestasi terbaik.  (saribulan)

Exit mobile version