PAREPARE, BKM–Pada pemilu legislatif (pileg) mendatang, masyarakat tetap disugukan sejumlah pemberian agar dapat memberikan dukunga atau memilih caleg tertentu. Sikap apatis masyarakat masih mencuat. Politik uang atau money politik dikalangan masyarakat akan menjadi ujian tersendiri.
Bagi caleg yang memilikia biaya atau cost politik yang banyak tentu lebih mengandalkan uangnya agar dapat terpilih dengan memberi atau membagi-bagi amplop pada orang tertentu.
Namun Akademisi Parman Farid menilai jika masyarakat sudah apatis. Menurutnya, warga sudah tidak peduli lagi politik uang. Bisa jadi, warga mengambil uang caleg, namun tidak akan mendukungnya. Parman beralasan bahwa sebab jika caleg sudah terpilih akan sulit untuk memperhatikan siapa yang mendukungnya. “Tidak mungkin, sebab jika sudah duduk sulit memperhatiakan siapa saja yang mendukungnya dulu. Olehnya itu, ambil memangmi uangnya pengalaman saya 15 tahun lalu saya rasakan. Jadi silahkan ambil uangnya jangan pilih dia,”kata Parman. Sementara ketua Bawaslu Kota Parepare Zainal Asnun mengatakan bahwa pihaknya sudah melaksanakan himbauan agar masyarakat menolak politik uang . “Panwas sudah melaksanakan beberapa kali himbauan ke setiap kecamatan sekota Parepare agar tidak melakukan seperti itu (politik uang) dan hari jumat (7/12) akan dilaksanakan rapat koordinasi antara lingkungan hidup, Kesbang, KPU, Kapolres, Dandim, Sat Pol PP, Parpol, tentang alat peraga kampanye (APK) termasuk politik uang,”pungkas Zainal. .(mup/rif/c)
Bawaslu Ingatkan Politik Uang
