Site icon Berita Kota Makassar

Dibackup Dana Desa, PKK Diminta Lebih Inovatif

GOWA, BKM — PKK memiliki peranan penting dalam masyarakat. Karena itu keberadaan PKK pun menjadi pertimbangan besar bagi pemerintah untuk menyokong kerja-kerja PKK di lapangan.

Pemerintah pun menyokong anggaran melalui dana desa maupun dana kelurahan mulai tahun 2019 mendatang.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas PMD Gowa, Muhammad Asrul dihadapan peserta Pelatihan Administrasi Desa se- Kecamatan Bontonompo di Fave Hotel Makassar, Selasa (4/12/2018) kemarin.

” Iya, mulai tahun anggaran 2019 nanti, semua dana PKK telah menjadi tanggung jawab Dinas PMD. Bahkan untuk semua PKK desa akan masuk dalam APBD Desa sebesar Rp 60 juta. Dana ini akan dikelola selama setahun dan masuk dalam APBD desa. Begitupun dengan PKK kelurahan masuk dalam APBD kelurahan,” kata Muh Asrul.

Dengan adanya penyediaan anggaran pada dana desa ini maka diharapkan PKK mampu memaksimalkan potensi yang dimilikinya.

Ketua TP PKK Gowa Priska Paramita Adnan yang turut hadir dalam pembukaan pelatihan tersebut mengatakan, kinerja pengurus dan kader PKK semakin meningkat.

” Kita harapkan kinerja pengurus dan kader PKK yang ada selama ini bisa semakin dimaksimalkan di masyarakat dan kaderannya bermanfaat,” jelas Priska.

Dikatakan Priska, tupoksi masing-masing Pokja dengan target utama yakni Pokja 1 prioritas pemberdayaan lansia dan sosialisasi undang-undang dan pecegahan pernikahan usia anak, Pokja 2 memprioritaskan UP2K dengan budidaya cacing dan pengentasan buta aksara, Pokja 3 gerakan lahan produktif inovatif dan kebun hatinya PKK. (saribulan)

Exit mobile version