TAKALAR, BKM — Berbagai terobosan ditempuh Pemerintah Kabupaten Takalar dalam rangka mensukseskan program pengentasan kemiskinan untuk masyarakat Takalar. Guna menghentak program pengentasan kemiskinan, melalui produksi komoditi jagung, dinas pertanian (Distan) Kabupaten Takalar melaksanakan ekspor perdana jagung ke Filipina. Ekspor tersebut dihadiri langsung bupati Takalar dan sejumlah unsur Forkopimda.
Melalui kegiatan pelepasan ekspor jagung tahun 2018, Kepala Dinas Pertanian Takalar, Muhammad Hasbi, dalam laporannya kepada bupati Takalar, mengatakan, pelepasan ekspor perdana jagung tahun 2018 sebanyak 100 ton ke Thailand.
”Ekspor perdana jagung tahun ini sebanyak 100 ton. Produksi jagung ini bersumber dari lahan sebanyak 12 ribu hektare dengan harga sebesar Rp4.900,” kata Kadis Pertanian Takalar, Selasa (4/12).
Kegiatan pelepasan perdana ekspor jagung yang berlangsung di gedung PKK Kabupaten Takalar dirangkaikan dengan penandatanganan kontrak penjualan jagung antara Distan Takalar dengan PT Surya Pangan yang merupakan binaan Unismuh Makasar.
Muhammad Hasbi di hadapan Bupati Takalar, H Syamsari Kitta, Forkopimda dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), mengatakan, saat ini masyarakat Takalar, khususnya petani jagung tidak ada lagi yang miskin. Penghasilan petani jagung setiap tahunnya sebesar Rp50 juta.
Di tempat yang sama, Bupati Takalar, H Syamsari Kitta, mengapresiasi kerjasama tersebut. Paling tidak dengan adanya bentuk kerjasama ini, harga penjualan komoditi jagung tetap stabil dan menguntungkan para petani jagung.
Lebih jauh Syamsari berharap agar lahan tidur yang ada di Kecamatan Mangarabombang dan sekitarnya dapat diolah dengan baik, sehingga menjadi lahan produktif untuk penanaman jagung.
”Insya Allah, stok jagung kita di Kabupaten Takalar tidak akan habis hingga bulan April mendatang. Saya berharap kerjasama ini lebih menguntungkan para petani jagung,” kata bupati Takalar.
Sebelum kegiatan tersebut ditutup, bupati Takalar melepas secara simbolis pemberangkatan empat kontainer jagung siap ekspor disaksikan rektor Unismuh Makasar. (ira/mir/c)
Distan Takalar Ekspor Perdana Jagung ke Filipina
