BULUKUMBA, BKM — Pemkab Bulukumba-Pemprov Sulsel menandatangani perjanjian kerjasama Pariwisata Bulukumba Go Internasional, di Hotel Claro, Selasa (4/12).
Kerjasama meliputi pembangunan perbaikan akses jalan menuju dan sekitar wilayah pariwisata bagi jalur darat dan percepatan pembangunan bandar udara. Serta peningkatan keragaman dan atraksi yang meliputi destinasi wisata yang terintegrasi dan penampilan seni budaya yang berkualitas.
Dengan kerjasama ini diharapkan dapat mendorong meningkatkan kualitas SDM pariwisata, peningkatan sarana dan prasarana yang mendukung program wisata yang terintegrasi, sentral informasi, fasilitas akomodasi dan transportasi, serta fasilitas umum.
Tidak kalah pentingnya adalah melaksanakan promosi wisata yang terpadu antara pemerintah pusat dan daerah.
Sekkab Bulukumba, Andi Bau Amal selaku Koordinator Pengembangan Pariwisata Terintegrasi percaya pihaknya mampu berakselerasi dengan baik, maka para wisatawan yang masuk ke Sulsel akan menjadikan Bulukumba tujuan prioritas.
“Itu karena Bulukumba memiliki segalanya, Bulukumba punya pantai yang indah, pegunungan yang indah dan sejuk,” ungkapnya.
Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali yang menyaksikan penandatanganan MoU mengapresiasi langkah tersebut sebagai upaya maju menuju pariwisata internasional.
“Saya yakin dengan potensi destinasi wisata yang dimiliki Bulukumba saat ini, akan menjadi daerah tujuan wisata terdepan di wilayah Sulawesi Selatan pada khususnya dan Indonesia pada umumnya,” imbuhnya.
Menurutnya Bulukumba memiliki destinasi wisata yang begitu kompleks dan dapat terintegrasi antara wisata yang satu dengan lainnya.
Bulukumba memiliki wisata alam dan bahari, Pantai Bira, Apparalang, Bara dan masih banyak pantai lainnya yang bisa dikembangkan. Bulukumba punya destinasi. Bulukumba juga punya destinasi wisata budaya di Tana Toa Kajang. (rls)
Pemkab-Pemprov Teken Kerjasama
