GOWA, BKM — Muh Nuzulul Qadri, pebalap asal Limbung, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa menoreh nama harum untuk Gowa. Biker berusia 18 tahun ini meraih juara umum III kejuaraan nasional (Kejurnas) Drag Bike Tahun 2018 yang berlangsung di Bung Tomo International Circuit Surabaya, Minggu (2/12/2018) lalu.
Nuzulul terkalahkan oleh Aji Gondo Susilo asal Kepulauan Riau juara umum I dan juara umum II, Deden dari NTB.
“Keberhasilan saya pada ajang nasional ini tidak lepas dari doa dan dukungan dari bapak Bupati Gowa bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Gowa,” kata Nuzulul saat dihubungi usai menerima tropy kemenangan yang diserahkan oleh Anwar Husein, Juri Lomba PP IMI dari Sulawesi Tenggara.
Nuzulul pun mengharapkan perhatian khusus dari pemerintah agar talent dari para biker Gowa terutama para pemuda dapat tersalurkan dan berprestasi di event lokal, nasional bahkan hingga international.
“Kita ketahui bersama kalau di Gowa sangat banyak bibit unggul balap motor yang butuh perhatian dan perlu dibina sehingga mereka bisa menjadi biker berprestasi yang mengharumkan nama daerah di ajang-ajang bergengsi baik di dalam maupun di luar negeri,” jelas pemuda asal Limbung ini yang didampingi Pemerhati Otomotif, Mardiyanto Jarung yang juga merupakan Sekretaris Umum Abdi Merah Putih (AMP) Kabupaten Gowa.
Terpisah Kadis Pemuda dan Olahraga (Dispora) Gowa, Muh Fajaruddin mengaku sangat bersyukur dan bangga atas prestasi Nuzulul Qadri di Kejurnas Drag Bike tersebut.
“Semoga ini menjadi motivasi dan semangat para biker di Gowa untuk lebih giat lagi berlatih dan mengikuti balapan, sehingga dapat lebih berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” harap Fajaruddin.
Bahkan menurut Kepala Dispora Gowa ini, perlu dipikirkan untuk memberi ruang dan berupaya untuk menyiapkan sarana dan prasarana yang memadai untuk menyalurkan bakat para biker.
“Kami akan berupaya untuk menyiapkan sarana dan prasarana yang memadai sehingga mereka tidak lagi balapan di jalan raya tetapi ada tempat untuk menyalurkan bakat dan hobinya dan tentu saja berprestasi serta dapat mengharumkan nama Kabupaten Gowa,” jelas Fajaruddin. (saribulan)
