Site icon Berita Kota Makassar

Penyelesaian Lounge Bintang Lima Molor

MAKASSAR, BKM — Penyelesaian lounge bintang lima yang digagas Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah diawal pemerintahannya, ternyata molor.
Lounge yang digadang-gadang menjadi tempat menerima tamu itu sebenarnya ditargetkan sudah bisa rampung akhir November lalu.
Namun sayang, sepekan memasuki Desember, lounge itu belum rampung juga. Sejumlah pekerja yang melaksanakan aktifitas di sana, siang malam bekerja untuk merampungkan pekerjaan.
Kepala Biro Umum dan Perlengkapan Setda Sulsel, Muh Hatta mengakui keterlambatan tersebut.
“Makanya kita desak kontraktornya untuk merampungkan pekerjaan,” ungkap Hatta, kemarin.
Saat ini, lanjut dia, progres pekerjaan sudah diatas 90 persen. Tinggal beberapa item pekerjaan saja yang harus diselesaikan. Termasuk menyempurnakan pekerjaam dengan finishing-finishing.
Mantan Sekretaris Dinas Pendapatan Daerah itu menjelaskan, saat ini, pihaknya juga sudah mempersiapkan interior lounge. Perabot dan fasilitas lain seperti perlengkapan elektronik dan sebagainya dikerjakan diluar. Begitu pekerjaan fisik rampung, pihaknya langsung melakukan penataan bagian dalam lounge.
“Itu kan interior seperti sofa meja dikerjakan diluar,” jelasnya.
Nantinya lounge ini akan dilengkapi fasilitas yang akan membuat tamu nyaman saat menunggu jadwal audiens dengan gubernur. Seperti Wifi, TV, TV display untuk sosialisasi program dan produk unggulan Sulsel.
Selain itu, penyediaan cemilan makan dan minum tak pernah kosong. Selalu disiapkan untuk menjamu tamu yang datang. Cuma, kata Hatta pihaknya akan kesulitan memaksimalkan anggaran makan minum untuk di lounge. Pasalnya, anggaran makan minum di Biro Umum tahun depan dikurangi. Namun, dia menolak menjelaskan lebih rinci berapa persen yang dipangkas.
“Lumayan. Kebutuhan umum banyak turunnya. Intinya turun dibanding tahun ini,” ungkapnya.
Tahun depan, masih ada alokasi anggaran yang disiapkan untuk lounge itu. Berdasarkan Rincian Kegiatan Anggaran (RKA), Biro Umum mengusulkan dana sebesar Rp161.021.300 untuk pekerjaan backdrop costum interior area hall VIP Lounge.
Kehadiran ruang khusus tersebut sengaja disiapkan Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah untuk memberi kesan nyaman dan mewah kepada para tamu yang melakukan kunjungan ke Kantor Gubernur.
Lounge yang digadang-gadang menjadi tempat penerimaan tamu dan loby terbaik ini akan melebihi lounge hotel bintang lima. Untuk anggaran, Biro Umum dan Perlengkapan Setda Sulsel menyiapkan sekitar Rp2 miliar tahun ini.
Lounge tersebut akan dilengkapi dengan dua ruangan yakni satu ruang VIP lounge untuk pertemuan gubernur dengan penting sekelas menteri dan satunya untuk rapat-rapat dengan peserta terbatas.
Lounge itu juga akan dilengkapi dengan dapur, toilet, AC untuk menjaga ruangan tetap sejuk, pantry dengan makanan dan minuman yang senantiasa tersedia.
Lounge itu berukuran 12×24 meter. Dua ruangan pertemuan yang disiapkan masing-masing berukuran 6×6 meter. (rhm)

Exit mobile version