MAKASSAR, BKM — Tim Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polrestabes Makassar dan Resmob Palsek Mamajang, Selasa (4/12) sekitar pukul 2100 Wita membekuk seorang pelaku begal bernama Muh Ikhsan Syahputra alias Ikhsan. Ia diringkus di Jalan Maccini Pasar Malam.
Dalam pemeriksaan polisi, Iksan menyebut dua orang rekannya. Masing-masing Rifaldi alias Tebas (15), warga Jalan Sungai Saddang Baru Ballaparang. Dan Reynandi alias Nadi (15), beralamat di Perumahan Pesona Barombong Indah.
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo merilis kasus ini, Kamis (6/12). Dijelaskan, Iksan diamankan dari hasil penyelidikan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
”Dari hasil pemeriksaan, Iksan ini merupakan pelaku begal di Jalan Kancil beberapa minggu lalu. Waktu itu ia membegal ayah dan anak dengan membacoknya. Sang ayah terluka di bagian leher. Sementara anaknya menderita bacokan di lengan,” terang Kapolrestabes.
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Wirdhanto, mengatakan tersangka Ikhsan mengaku pernah bersama-sama Rifaldi alias Tebas, dan Reinandi alias Nandi, serta Iyan alias Bolla melakukan begal di Jalan Kancil.
‘Nyanyian’ Iksan itu pun langsung ditindaklanjuti. Tim Jatanras Polrestabes Makassar bersama Resmob Resmob Polsek Mamajang melakukan pengembangan terhadap rekan dari Ikhsan di Kabupaten Gowa. Tepatnya di Perumahan Zarindah Permai.
Dari lokasi, petugas berhasil meringkus Rifaldi alias Tebas. Selanjutnya membekuk Reynandi Gunawan alias Nandi di Perumahan Pesona Barombong Indah.
Iksan yang bertindak selaku eksekutor ketika aksi begal dilakukan, mendapat tindakan tegas aparat. Kakinya dilumpuhkan dengan timah panas, karena mendorong petugas lalu mencoba melarikan diri.
Usai ditembak, tersangka dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara guna mendapatkan perawatan medis. Barang bukti yang diamankan polisi, yakni satu unit sepeda motor Yamaha Mio Z warna hitam DD 6800 Z, tiga unit HP, satu helm putih, sebilah badik, dan satu lembar switer.
Kapolsek Mamajang Kompol Darianto menjelaskan, ayah dan anak korban begal melaporkan kejadian yang dialaminya di Mapolsek Mamajang. Dalam aduannya, korban mengaku baru saja selesai makan coto. Selanjutnya hendak pulang ke rumah yang berada di Jalan Singa.
Di tengah perjalanan, tepatnya di Jalan Kancil, ayah yang membonceng anaknya menggunakan motor, berhenti untuk menerima telepon. Tidak lama datang pengendara motor yang berboncengan dari arah belakang.
Tiba-tiba saja orang tak dikenal itu berhenti dan menghampiri korban. Selanjutnya merampas gawai yang dipegangnya.
Dibantu anaknya, korban sempat melakukan perlawanan dengan memukul pelaku. Namun, pelaku mengeluarkan senjata tajam jenis pisau. Kemudian menyerang korban yang mengenai bagian kepalanya. Sementara anaknya terluka di tangan. Usai beraksi, pelaku langsung kabur. (jul-ish/rus)