PASANGKAYU, BKM — Pelatihan kembali dilaksanakan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan UKM Provinsi Sulbar. Pelatihan kali ini berlangsung di Hotel Multasam Pasangkayu pada 6 sampai 8 Desember 2018.
Sebanyak 30 orang ikut dalam pelatihan ini. Tujuannya untuk lebih meningkatkan kemampuan dan kualitas para peserta pelatihan pengembangan usaha yang ada di Kabupaten Pasangkayu.
”Pelatihan ini sebagai salah satu langkah untuk meningkatkan kualitas kemampuan terhadap para pelaku pengembangan usaha yang telah dibina pihak Dinas Perindagkop dan UKM Sulbar,” kata Kepala Disperindagkop dan UKM Sulbar,” kata Drs Amir Maricar MM
Ketika para pelaku usaha yang telah mengikuti pelatihan ini menerapkan ilmu yang telah didapatkan selama pelatihan, tambah Amir Maricar, tentu akan mampu berperan dalam menumbuhkan pada pertumbuhan ekonomi di tengah masyarakat Pasangkayu.
”Jadi ekonomi masyarakat Pasangkayu mulai dari tingkat desa, kecamatan, dan kota akan mampu ditumbuhkembangkan ketika peran terhadap kemampuan pada pengembangan usaha yang melakukan pergerakan ini,” papar Kadis Amir Maricar.
Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kabupaten Pasangkayu, H Syafaruddin Turky, SE.MSi dalam pemaparannya di hadapan para peserta mengharapkan agar dapat lebih ditingkatkan dalam pengembangan usahanya. Sehingga peran perekonomian di tengah-tengah masyarakat akan mampu terlaksana dengan baik.
”Untuk itu kita harapkan peran para pelaku pengembangan usaha utamanya yang ada di Kabupaten Pasangkayu akan mampu memberikan andil kepada masyarakat,” papar HM Syafaruddin Turky.
Kepala Bidang Koperasi UKM Provinsi Sulbar, Drs Darman MAp dalam penjelasannya kepada para peserta pelatihan pengembangan usaha, mengemukakan, dari pelatihan ini diharapkan dapat memberikan sebuah perubahan besar dan berperan dalam menumbuhkan gerakan pada pengembangan usahanya.
”Inilah langkah kami untuk mengasah kemampuan dan kualitas para pelaku usaha di Kabupaten Pasangkayu untuk dapat mengembangkan usahanya. Sehingga apa yang kita harapkan bersama antara pemerintah dan masyarakat serta para pelaku pengembangan usaha yang ada di Kabupaten Pasangkayu ini dapat memberikan nilai positif dalam memajukan pengembangan usahanya,” terang Darman.
Pemateri lainnya, Drs Akmal Hidayah MM selaku Staf Ahli Bidang Ekonomi Gubernur Sulbar, mengatakan, peran para pelaku pengembangan usaha yang mengikuti pelatihan ini, diharapkan juga keseriusannya berperan dalam kemampuan kualitasnya untuk memajukan terhadap perannya dalam meningkatkan dan memajukan pertumbuhan usahanya.
”Ini bisa terjadi ketika para pelaku pengembangan usaha yang ada, juga merasa memiliki tanggungjawab dan keseriusan,” tegas Akmal Hidayah.
Andi Ilham Palaloi selaku staf ahli gubernur Sulbar bidang Sistem IT memaparkan, para peserta pelaku pengembangan usaha ini dapat mengembangkan usahanya jika dibarengi dengan kemampuan kualitas dalam mengelola usaha secara IT juga dengan baik. Maka yakin, usahanya itu akan mampu tumbuh secara maksimal pada pengembangan usaha yang dikelolanya.
Sedangkan Alihsyah Fandi, salah seorang pemateri lainnya, mengatakan, dalam menumbuhkembangkan pengelolaan usahanya, haruslah ada keseriusan dan kemampuan dalam manajemen pengelolaan pengembangan usaha. Utamanya para pelaku usaha yang mengikuti pelatihan ini.
Kabid Koperasi UKM Kabupaten Mamuju, Nursia SE, menjelaskan, peran para peserta pelatihan pengembangan usaha ini, diharapkan perannya mengikuti pelatihan secara baik. Sehingga materi yang diberikan materi tentang pengelolaan pengembangan usaha itu, akan mampu diserap sebagai tambahan ilmu dalam mengembangkan usahanya. (ala/mir/c)
Disperindagkop Beri Kemampuan Berkualitas Terhadap Pengembangan Usaha
