Site icon Berita Kota Makassar

Humas Gowa Hadiri Konvensi Nasional Humas 2018

GOWA, BKM — Presiden RI Joko Widodo membuka Konvensi Nasional Humas (KNH) 2018 di Istana Negara Jakarta, Senin (10/12/2018).

KNH yang menghadirkan 300-an humas dari seluruh pemerintah provinsi serta kabupaten/kota se Indonesia ini juga mengundang Badan Pengurus Pusat (BPP) dan Badan Pengurus Cabang (BPC) Perhimpunan Humas (Perhumas) Seluruh Indonesia.

Dalam KNH 2018 mengambil tema Humas 4.0 ini, Jokowi menyerukan bahwa profesi humas memiliki peran penting saat ini.

“Profesi humas memegang peranan penting di dunia yang makin kompetitif. Tanpa publikasi dari humas maka segala kinerja atau prestasi yang telah dilakukan oleh perusahaan dan pemerintah tidak akan diketahui oleh publik,” tegas Jokowi di hadapan peserta KNH.

Turut hadiri dalam kegiatan tersebut Menteri Komunikasi dan Informatika Rudi Antara dan Ketua Umum BPP Perhumas Indonesia Agung Laksamana.

Presiden Jokowi mengungkapkan, bahwa tugas humas adalah membangun reputasi lembaga atau perusahaannya serta menjaga kepercayaan masyarakat.

Namun Jokowi berpesan agar humas tidak sampai menyebarkan berita bohong, fitnah atau ujaran kebencian.

“Pada dasarnya peran humas adalah mensosialisasikan pesan positif dan prestasi-prestasi kepada publik agar terbangun kepercayaan dan reputasi lembaganya maka sangatlah tepat dengan hastag Indonesia Bicara Baik,” pesan Jokowi.

Kepala Bagian Humas dan Kerjasama Setkab Gowa, Abdullah Sirajuddin yang juga merupakan Pengurus BPC Perhumas Makassar Sulsel Bidang Publikasi dan Komunikasi turut hadir dalam KNH 2018 dan berharap ke depan kerja humas lebih baik lagi.

Didampingi Kasubag Peliputan Publikasi dan Dokumentasi Bagian Humas dan Kerjasama Pemkab Gowa Widiah Restuti Hasan (juga adalah Pengurus BPC Perhumas Makassar Sulsel Bidang Pengembangan Perhumas Muda), Abdullah mengatakan, KNH ini menjadi wadah pemersatu persepsi humas di Indonesia. Bahkan kata Abdullah sebagai humas dirinya termotivasi lebih profesional.

“KNH 2018 ini adalah wadah yang sangat penting dalam menjawab tuntutan komunikasi di era milenial. Humas dituntut untuk lebih profesional dalam memberikan informasi yang kekinian, singkat, jelas dan memiliki makna,” jelas Abdullah Sirajuddin saat dimintai komentarnya terkait KNH 4.0 tersebut.

Abdullah mengatakan, nantinya humas mampu membuat branding pemerintahannya dengan baik.

“KNH ini juga dapat berbagi pengalaman dan sharing informasi dari seluruh stakeholder kehumasan yang hadir guna meningkatkan kualitas kerja humas ke depan sehingga dapat menjawab tantangan humas lebih baik lagi,” tambahnya.

Konvensi 4.0 akan berlangsung selama dua hari hingga Selasa (11/12/2018) setelah dibuka resmi Preside RI Joko Widodo.

Untuk hari kedua besok, KNH ini dilanjutkan di Ballroom Djakarta Theatre, Jakarta, dengan sejumlah materi dari para pakar kehumasan diantaranya Transformasi Humas Pemerintah, Personal Branding dan Reputasi di Era 4.0, Media Landscape di Era Digital dan Peran Humas 4.0 Menarik Segmen Millenial. (saribulan)

Exit mobile version