PALOPO, BKM — Jajaran Kejaksaan Negeri Kota Palopo menggelar upacara peringatan hari anti korupsi sedunia tahun 2018 di halaman kantor Kejaksaan Negeri Palopo, Senin (10/12/2018).
Pada kesempatan itu, Kepala Kejaksaan Negeri Palopo, Adianto SH. MH saat membacakan Amanat Jaksa Agung RI mengungkapkan bahwa upacara sedianya dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 9 Desember 2018, namun bertepatan dengan hari libur maka pelaksananannya baru dilaksanakan pada Senin hari ini.
“Namun hal tersebut tidak mengurangi rasa khidmat, keseriusan dan kesungguhan kita untuk memandang momentum yang berharga ini sebagai momen yang tepat untuk melakukan komtemplasi, introspeksi, dan evaluasi,” ungkap Adianto.
Dikatakannya, guna mendorong perbaikan dan penyempumaan
kualitas kinerja institusi dalam rangka menghadirkan penegakan hukum pemberantasan korupsi yang dapat memenuhi ekspektasi dan harapan besar publik.
Peringatan hari anti korupsi kali ini mengambil tema “Melangkah Pasti Cegah dan Berantas korupsi”.
“Tema yang sangat tepat dan relevan dengan kondisi kekinian, yang semakin mengingatkan dan menyadarkan betapa pentingnya meneguhkan, mengukuhkan, dan memantapkan kembali komitmen kita selaku insan Adhyaksa.” ucapnya.
Adianto juga memaparkan beberapa gambaran positif kinerja Kejaksaan dalam pemberantasan tindak pidana korupsi selama periode bulan
Januari sampai dengan November 2018.
Adapun melalui upaya penyelidikan sebanyak 1.251 perkara, penyidikan sebanyak 792 perkara, penuntutan sebanyak 1.481 perkara.
Dari jumlah Penuntutan tersebut sebanyak 792 perkara merupakan hasil penyidikan Kejaksaan dan perkara berasal dari penyidikan Polri, dan sudah dilaksanakan eksekusi pidana badan sebanyak 972 perkara.
“Adapun penanganan dan penyelesaian perkara tindak pidana korupsi yang berkualitas selama perioda Januari sampai dengan November 2018 telah berhasil melakukan penyelamatan keuangan negara sebesar Rp 522 milar lebih,” paparnya.
Pada upacara yang berlangsung hikmat tersebut, Adianto juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran adiyaksa dimanapun bertugas yang sudah menyelamatkan aset negara.
Dan pada akhir upacara dilaksanakan pelepasan balon ke udara bertuliskan hari anti korupsi Dunia 2018.
(irwan musa)
