Site icon Berita Kota Makassar

Syamsuddin Kecewa ke Pejabatnya

PANGKEP, BKM — Sikap kecewa Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid terhadap sejumlah pejabatnya, tak mampu disembunyikan. Apalagi, bupati dua periode ini terkejut mengetahui banyak kendaraan dinas (Randis) yang menunggak pajak.
Syamsudin menyatakan, dirinya menjadi tidak mengerti dengan adanya tunggakan pajak dari ribuan Randis dalam waktu cukup lama, yakni lima tahun. Apalagi, total nilai tunggakannya mencapai Rp500 juta.
Seharusnya hal itu tidak perlu terjadi. Apalagi, Pemkab Pangkep setiap tahun menganggarkan anggaran pajak Randis di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Data tunggakan pajak Randis yang dikeluarkan Bapenda Provinsi Sulsel mencapai setengah milyar rupiah dengan total kendaraan yang tidak bayar pajak sebanyak 1.218 unit kendaraan.
Sehubungan adanya tunggakan pajak senilai Rp500 juta, bupati Pangkep memerintahkan kepada bidang aset untuk mendata ulang Randis. Karena menurutnya, banyak yang sudah tidak layak jalan atau rusak.
”Kita berharap agar Randis yang sudah rusak dihapuskan dari kewajiban pajak. Pemkab juga akan membentuk tim untuk melakukan koordinasi dengan UPT Pendapatan Wilayah Pangkep, sehubungan dengan data tunggakan ini,” kata Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid, Minggu (9/12).
Mantan ketua DPRD Pangkep tersebut menilai, Pemkab butuh data akurat. Karena ada beberapa kendaran yang tidak terpakai lagi dan tagihannya muncul. Makanya, hal ini penting untuk kita konsultasikan ke UPT Pendapatan Wilayah Pangkep.
”Pokoknya dalam waktu singkat, kita akan bentuk tim aset dan umum untuk saling berkoordinasi, kemudian melakukan verifikasi terhadap sejumlah randis. Terutama randis yang tidak layak pakai lagi,” tandasnya. (udi/mir/c)

Exit mobile version