Site icon Berita Kota Makassar

Pj Sekprov Daftar Jelang Penutupan

MAKASSAR, BKM — Pendaftaran lelang jabatan calon sekretaris provinsi (sekprov) Sulsel resmi ditutup, Senin (10/12) pukul 15.00 Wita. Di hari terakhir menjelang penutupan pendaftaran, lima orang menyerahkan berkasnya untuk ikut bersaing memperebutkan posisi strategis tersebut.
Mereka adalah Ashari Fakhsirie Radjamilo yang saat ini menjadi Penjabat (Pj) Sekprov Sulsel yang juga Kepala Badan Kepegawaian Daerah Sulsel. Irman Yasin Limpo yang saat ini sebagai Kepala Dinas Pendidikan Sulsel. Kepala Badan Pengembangan dan Penelitian Daerah (Balitbangda) Sulsel IIqbal Suhaeb. Salah seorang dosen di Fakultas Ilmu Budaya Unhas Burhanuddin Arafah. Dan mantan Sekkab Takalar Nirwan yang saat ini menjabat sebagai asisten II di daerah tersebut.
Sebelumnya, lima orang sudah mendaftar terlebih dahulu. Yakni Sekretaris Kabupaten Selayar Marjani Sultan. Direktur Penanganan Fakir Miskin Kemensos RI Abdul Hayat Gani. Kepala Bappeda Sulsel Jufri Rahman. Ketua Program Studi Matematika UNM Hamzah Upu, dan dosen IPDN Jatinangor Zubakhhrum Tjenreng.
Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Lelang Sekprov Sulsel Gagaring Pagalung mengatakan, hari ini, Selasa (11/12) pihaknya akan merapatkan nama-nama yang telah mendaftar tersebut. Sekaligus melakukan verifikasi berkas apakah bisa lolos ke tahapan selanjutnya.
“Sudah tutup. Yang mendaftar 10 orang. Detik-detik terakhir ada beberapa yang mendaftar. Besok (hari ini) baru akan kami umumkan siapa yang akan lulus seleksi berkas,” ungkapnya, kemarin.
Dia berjanji akan langsung mengumumkan nama-nama yang lolos ke tahap selanjutnya setelah hasilnya keluar. “Setelah semua fix, barulah tim pansel mengeluarkan nama-nama yang memenuhi syarat hasil dari verifikasi,” jelas Gagaring.
Kepala Bidang Pengembangan Karir pada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel Widyawati menjelaskan, para peserta seleksi calon sekprov nantinya akan mengikuti sejumlah tahapan.
Wanita yang akrab disapa Wiwi itu, mengatakan tahapan yang akan dilalui di antaranya assesment selama dua hari, 18-19 Desember. Setelah itu ada juga seleksi kesehatan berupa tes narkoba dan psikologi. Proses seleksi akan berlangsung hingga 28 Desember mendatang.
Tiga nama yang menempati urutan teratas atau dengan skoring nilai paling tinggi, akan diajukan ke gubernur untuk selanjutnya dikirim ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk disetujui salah satunya sebagai sekprov definitif.
Karena pejabat yang akan dipilih adalah eselon I, maka harus mendapat persetujuan langsung presiden/wakil presiden. (rhm/rus)

Exit mobile version