Site icon Berita Kota Makassar

Aliansi Petani Geruduk Gedung DPRD

LUWU, BKM — Komunitas petani yang tergabung dalam aliansi petani Luwu menggeruduk Gedung DPRD Luwu, Selasa (11/12).

Massa dipimpin Ketua Aliansi Petani Luwu, Hasan diterima Fraksi Golkar dipimpin Yamin Annas bersama anggota Fraksi Sul Arrahman, Muhlis Kararo dan anggota DPRD Luwu dari Partai Nasdem Alam Tagan beserta Sekwan Ahyar.
Perwakilan aliansi Petani Sopyan mengatakan Dinas Pertanian Luwu terkesan menghalang- halangi upaya kelompok tani terkait usulan soal Alat Mesin Pertanian (Alsintan).
“Kita sudah masukan surat permohonan ke Dinas pertanian tapi sudah 11 hari belum ditindak lanjuti. Ini ada apa,” tegas Sopyan.
Petani lainnya Arif merasa pelayanan Dinas Pertanan Luwu tidak baik terkait usulan kelompok tani mengenai Alsintan.
“Kami minta kejelasan dari Dinas Pertanian apakah ada kesalahan kelompok tani sehingga surat permohonan tidak ditanda tangani. Apa alasan dan kendala sehingga usulan tidak diterima,” ujar Arif.
Ketua Fraksi Golkar DPRD Luwu Yamin Annas mengatakan Dinas Pertanian memiliki kewenangan melayani usulan kelompok tani. Semua usulan petani bermuara meningkatkan pendapatan petani, caranya pengadaan Alsintan untuk mempermudah melakukan analisis apakah produksi pertanian mengalamai peningkatan atau tidak. “Hand traktor itu sangat penting dimiliki petani bahkan sudah dikucurkan 2.000 unit kepada petani Luwu meski diakuinya belum cukup,” tandas Yamin.
Sekdis Pertanian Kabupaten Luwu, Ruplin menegaskan bantuan Alsinta pada prinsipnya tak ada masalah. “Jelasnya ada SOP menghindari kesalahan prosedur pelayanan di Dinas Pertanian terkait dengan bantuan,” ujar Ruplin.
Pihaknya kata dia tak ada niat menghalang- halangi niat kelompok tani mengusulkan bantuan Alsinta. “Dinas Pertanian ada data base kelompok tani. Kami mengusulkan pergantian pengurus kelompik tani sesuai SK Bupati Luwu sehingga bisa masuk dalam data base lalu diverifikasi ulang sesuai aturan,”tandas (wan/C)

Exit mobile version