MAKASSAR, BKM–Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) mencatat, pada 2017 lalu jumlah penurunan angka kemiskinan di Kota Makassar mencapai 26.190 jiwa. Meski mengalami penurunan, namun angka anak yang tidak mengenyam pendidikan masih terdapat 15.315 orang.
“Memang jumlah pengurangan penduduk miskin di tahun 2017 sebanyak 26.190 jiwa. Tapi Dimensi pendidikan usia anak sekolah umur 7-18 tahun, miskin, rentang miskin dan tidak bersekolah totalnya 15.315 orang,” ujar Kepala Bappeda Kota Makassar, Hadija Iriani, kemarin.
Hal ini pun dikatakan Iriani, menjadi tugas dari Dinas Pendidikan untuk mengentaskan. Kata Iriani, tugas utama Dinas Pendidikan untuk menurungkan angka anak yang tidak mengenyam pendidikan adalah mencari anak yang tidak bersekolah, juga harus melalui program dan kegiatan.
“Agar anak yang tidak bersekolah ini dapat bersekolah, tugas Dinas Pendidikan harus mencari anak-anak yang tidak bersekolah untuk disekolahkan, bagaimana caranya? harus ada program dan kegiatannya,” ungkapnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Hasbi mengatakan jika sebenarnya permasalahan anak yang tidak mengenyam pendidikan di Kota Makassar ini sebenarnya sudah tuntas. Hanya saja yang menjadi masalahnya kini adalah para penduduk luar yang bertransmigrasi ke Makassar.
Bagi Hasbi, permasalahannya kini banyak penduduk transmigran yang datang dari daerah tetangga, menambah daftar data tersebut. Karena dari mereka biasanya berpimdah-pindah tempat tinggal, sehingga membuat datanya berlipat.
“Misalnya saja, ada orang tuanya yang jadi buruh di kecamatan satu, kemudian berpindah ke kecamatan lain. Hal itu juga membuat data bertambah. Padahal hanya satu orang, tapi kalau berpindah-pindah begitu, biasa dihitung lebih dari satu,” jelas Hasbi.
Hal itu jugalah dikatakan Hasbi yang membuat pendistribusian Kartu Indonesia Pintar (KIP) terhambat.
“Biasanya kalau kita mau distribusikan KIP, orangnya sudah tidak ada di alamat itu, sudah pindah. Makanya kadang itu menyulitkan,” tambahnya.
Namun dikatakan Hasbi, pihaknya saat ini tetap terus menangani masalah ini. Pihak Dinas Pendidikan Makassar pun hingga saat ini terus menghimbau kepada para guru-guru sekolah, jika ada di lingkungannya terdapat anak-anak yang belum mengenyam pendidikan, untuk kiranya digiring untuk bersekolah.”Pokoknya jangan biarkan ndak sekolah,” serunya.(nug/war/c)
Anak tak Sekolah Capai 15.315 Orang
