SIDRAP, BKM — Sebanyak 70 lebih warga Toddang Pulu, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidrap mengikuti pencerahan tentang wawasan kebangsaan di aula kantor Kelurahan Toddang Pulu, Selasa (11/12/2018).
Pada acara ini Danramil 03 Meritengngae, Kapt Inf Haryono Mansyur menjelaskan bahwa bamgsa angsa Indonesia yang lahir dari keanekaragaman suku, agama, budaya, bahasa, dan daerah asal yang tersebar luas dalam ribuan pulau perlu menyepakati suatu cara hidup bersama dalam kebhinekaan sebagai warga negara suatu bangsa.
“Salah satu cara hidup bersama itu ialah cara pandang tentang diri dan lingkungan dalam mencapai tujuan bersama, yaitu tujuan nasional,” katanya.
“Cara pandang yang dimaksud bagi bangsa Indonesia ialah wawasan yang mengacu pada kondisi dan konstelasi geografi, sosial budaya, serta faktor kesejarahan, dan perkembangan lingkungan,” tambah Danramil.
Haryono, menyebutkan kegiatan komunikasi sosial bersama seluruh elemen masyarakat ini, dilaksanakan atas kepedulian dan keprihatinan TNI terhadap lunturnya nilai-nilai luhur kebangsaan di masyarakat.
Sebab, pemahaman wawasan kebangsaan masyarakat selama ini sangat sempit dan terpaku hanya kepada retorika-retorika semata.
Untuk itu, lanjutnya, pemberian pemahaman menyeluruh dan mendalam tentang kebangsaan akan membuat pola pikir masyarakat terbuka, dan semakin memahami pentingnya rasa cinta tanah air.
”Dengan memberikan wawasan kebangsaan ini, kami ingin mengetuk kepedulian masyarakat akan pentingnya menjunjung tinggi rasa cinta tanah air dan terus memompa rasa nasionalisme, dengan begitu persatuan dan kesatuan diantara masyarakat akan terbangun. Kalau sudah terbangun, maka tercipta keamanan dan ketertiban di masyarakat,” terangnya.
Di tempat yang sama, Bupati Sidrap diwakili Plt Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Sidrap, Drs. H. Andi Baharuddin mengatakan kegiatan sengaja digelar untuk menanamkan kembali cinta tanah air yang mulai memudar.
Untuk itu, wawasan kebangsaan ini sangata perlu diberikan pada masyarakat dan dibekali berbagai materi dan pelatihan bela negara agar tujuannya kecintaan terhadap tanah air semakin kuat.
“Penyuluhan wasbang dan pencerahan bela negara ini juga akan menggugah rasa kesadaran masyarakat untuk mencegah runtuhnya NKRI. Jika negara kuat, rakyat pasti sejahtera,”imbuhnya.
Acara inipula dilaksanakan atas inisiatif anggota DPRD Sidrap yang dimotori Edy Slamet (Wa’Eja), legislator Golkar dan dikerjasamakan dengan Kesbangpol sebagai rangkaian program penyuluhan pemerintah Kabupaten Sidrap. (purmadi)
