Site icon Berita Kota Makassar

BAKIN Kembali Demo Kantor Dinas PU Takalar, Ini Tuntutannya..

TAKALAR, BKM — Sejumlah pemuda yang menamakan dirinya dari kelompok badan anti korupsi Indonesia (Bakin) Kabupaten Takalar kembali menggelar aksi unjuk rasa di kantor dinas pekerjaan umum (DPU).

Kedatangan para pengunjuk rasa tersebut untuk menyampaikan tuntutannya dan mendesak dinas pekerjaan umum beserta jajarannya menolak serah terima kegiatan pembangunan jalan beton.

Mereka menilai pekerjaan tersebut telah mengalami kerusakan pada sejumlah ruas jalan.

“Kami meminta Dinas PU, khususnya tim PHO tidak menanda tangani berita acara dari proyek tersebut, karena kondisi jalan yang baru saja dikerjakan mengalami kerusakan,” kata Ketua Bakin Takalar, Nursalam, Selasa (18/12/2018).

Selain itu, pengunjuk rasa juga meminta Dinas PU Takalar untuk lebih memperketat pengawasan dan mempertegas komitmen dengan pihak ketiga dalam melaksanakan kegiatan pembangunan di kabupaten Takalar.

Hal tersebut mereka sampaikan agar mutu dan kualitas pekerjaan dapat bertahan lama penggunaannya.

Usai menggelar orasi dikantor dinas PU Takalar, para pengunjuk rasa melanjutkan aksinya di depan kantor Kejaksaan Negri Takalar dibawa pengawalan pihak pengamanan Polres Takalar.

Mereka mendesak tim penyidik Kejaksaan untuk memeriksa seluruh ASN yang terlibat dalam kegiatan proyek pembangunan jalan beton.

“Plt Kepala dinas PU Takalar harus diperiksa bersama seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan pembangunan jalan beton, dugaan konspirasi dan korupsi atas kegiatan tersebut memungkin terjadi, bukti dilapangan memperlihatkan pekerjaan sudah mengalami kerusakan,” jelas Nursalam.

Diketahui, Tahun 2018 ini pemerintah kabupaten Takalar menerima dana alokasi khusus (DAK) pembangunan jalan beton sebesar Rp59 miliar, adapun ruas jalan beton yang telah dibangun antara lain, ruas Kunjung – Parappa, Bontokassi – Kaluku Bodo, Julumata – Pangkaje’ ne dengan nilai anggaran sebesar Rp22. 881. 182.

Ruas Palleko – Malolo, Towata – Je’ ne Maeja, Bontonompo – Tana Tana dengan nilai anggaran sebanyak Rp 26. 636. 834. 603,-. Dan untuk ruas Bantinoto – Cakura, Tepo – Cikoang dan Jalan Mappajalling Daeng Kawang anggarannya sebesar Rp 1. 160.000. 000.  (Ari Irawan)

Exit mobile version