MAKASSAR, BKM — Gerak jalan peduli sosial yang diinisiasi oleh mantan Kepala Dinas Sosial Kota Makassar Mukhtar Tahir, kini disoal. Kegiatan bersama Forum Peduli Sosial ini rencananya akan dilaksanakan Minggu (23/12). Sementara telah terjadi pergantian pucuk pimpinan di OPD ini.
Sekretaris yang juga Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Iskandar Lewa, mengatakan kegiatan tersebut sah-sah saja dilaksanakan, selama itu untuk kepentingan Kota Makassar. Apalagi, kegiatan ini digadang-gadang akan menghadirkan 15.000 penerima manfaat.
“Kegiatan itu tetap dilaksanakan. Kalau perlu kami datang berdua. Kita juga harapkan kehadiran Pak Wali. Sekalian memperkenalkan bahwa telah dilakukan pergantian pimpinan di Dinsos Makassar,” terang Iskandar Lewa, kemarin.
Hanya saja, Iskandar sangat menyayangkan adanya biaya atau retribusi yang dibebankan terhadap peserta. ”Kenapa lagi ada biaya. Sementara peserta itu berasal dari Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial, peserta dari kalangan Forum Panti, Sakti Peksos dan TKSK. Seharusnya itu digratiskan saja. Kasihan masyarakat,” tandasnya.
Menurut mantan Kepala Bagian Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Kota Makassar ini, apabila mantan Kadinsos Mukhtar Tahir ingin menyukseskan kegiatan tersebut, sebaiknya tidak lagi membawa nama Dinas Sosial.
“Tidak ada masalah dengan kegiatan itu, selama tidak ada beranggapan bahwa kegiatan itu adalah untuk Pak Mukhtar. Bukan untuk kepentingan siapa-siapa. Kegiatan itu harus murni demi kepentingan Kota Makassar,” tegas Iskandar.
Meski jabatannya telah docopot sebagai Kadinsos, Mukhtar Tahir bersikukuh kegiatan yang mengusung tema “Sikamaseangki” akan tetap dilakukan seperti tahun sebelumnya.
“Kegiatan ini akan tetap berjalan. Semangat teman-teman aktivis sosial harus tetap kita apresiasi. Apalagi Pak Wali Kota sudah mendukung dan mensupport kami. Insyaallah seperti tahun lalu 15.000 peserta,” jalas Mukhtar Tahir.
Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Forum Peduli Sosial. Lembaga ini merupakan inovasi dari Mukhtar Tahir sewaktu menjabat Kadinsos. Tujuannya sebagai wadah para aktivis sosial untuk berkarya. (nug/rus/c)
Gerak Jalan Peduli Sosial Disoal
